SELAIN ANTV, stasiun TV lain seperti SCTV, RCTI hingga Indosiar juga menayangkan berbagai judul serial Asia. SCTV masih mencoba peruntungannya dengan menayangkan lanjutan Elif Season 3, Indosiar menayangkan ulang Qubool Hai dengan judul Zoya, RCTI mendebutkan serial Filipina Flor de Liza, sedangkan ANTV menayangkan perdana serial Turki Fatmagul. Bagaimana respon penonton terhadap serial-serial di atas?
Tayang berhadapan di slot siang Elif Season 3 unggul dibandingkan Flor de Liza yang tayang di RCTI. Elif 3 yang saat tayang sore tidak pernah menyentuh share di atas 10 persen, saat dipindahkan naik cukup signifikan dengan raihan TVR 1.6 dan share 12 persen. Sementara itu, serial Flor de Liza terpuruk dengan raihan TVR 0.6 dan share 4.6 persen.
Zoya yang tayang di Indosiar juga tak mampu berbuat banyak. Tayang di slot yang lebih ketat akan persaingan, Zoya hanya meraih TVR 1.1 dan share 5.5 persen. Masih terpaut jauh dengan Uttaran yang ada di posisi 2 dengan TVR 5.2 dan share 28.7 persen.
Sementara itu, ANTV yang mengubah susunan programnya karena tayangnya Fatmagul meraih hasil yang tak terlalu bagus. Fatmagul meraih TVR 1.4 dan share 6.5 persen. Ashoka yang tayang dua jam mulai jam 7 - 9 malam meraih TVR 1.7 dan share 6.7 persen. Tak terlalu berbeda saat Super Family masih menghuni slot ini pekan lalu.
Namun dengan demikian, Anak Jalanan masih memimpin selama lima bulan penayangan nya. Pada hari senin kemarin, Anak Jalanan kembali menggila, dengan mendapat TVR 9,8 dan Share 38,9 persen. Setelah episode sebelumnya yakni pada hari minggu, Anak Jalanan kembali memecahkan rekornya sendiri yakni dengan TVR 10,8 dan share 44,6 persen.
Selasa, 15 Maret 2016
Tayang Perdana, Bagaimana Peforma "Flor de Liza", "Zoya" dan "Fatmagul"?
'Anak Jalanan' Pecahkan Rating Tertinggi, Sutradara Banjir Ucapan Selamat
"Anak Jalanan" baru saja mengokohkan diri sebagai sinetron nomor satu di Indonesia saat ini. Sinetron "Anak Jalanan" sukses meraih rating tertinggi selama penayangan. Tak ayal jika sutradara sinetron ini banjir ucapan selamat.
Banyaknya teguran dan juga kritikan yang diberikan rupanya tak menggoyahkan "Anak Jalanan" dari posisi puncak rating. Bahkan belakangan sinetron ini sukses memecahkan rating tertinggi. Data ALL menunjukkan sinetron Steven William ini meraih TVR 10,8 poin dan Share 44,6 persen, Minggu (13/3). Hasil ini juga memecahkan rekor nya sendiri beberapa bulan lalu yang berhasil meraup TVR 10 dan Share hampir 50%
Rating itu merupakan rekor tertinggi yang pernah dicapai oleh "Anak Jalanan". Merasa bangga, fans pun ramai memberikan ucapan selamat untuk Akbar Bhakti selaku sutradara "Anak Jalanan" lewat Twitter. Mereka menganggap kesuksesan ini dicapai berkat usaha keras sang sutradara.
"Kereeen luaar biasaa kejar tayang nya nggak sia sia om @AkbarBhakti congrats!" tulis fans berakun Fitraaaaeli. "Widih mantep nih om @AkbarBhakti @15natashawilona @steff_william congrast om & smua crew..smngt terus buat AJ #AnakJalanan," celetuk fans ini. "Wow mencapai TVR 10 Dan share 44, baru pertama kali.a *rating petjah dan tertinggi* BANGGA BGT @AJ_RCTI @akbarbhakti," imbuh yang lain.
Salah satu fans mengungkap bahwa kisah cinta Reva (Natasha Wilona) dan Boy (Steven William) menjadi salah satu alasan sinetron ini meraih rating tinggi. "Episode smlm emng bikin baper bngt bikin jleb moment bngt bikin gmtrn krn PU bnr2 bkin baper bngt @steff_william @15natashawilona," ujar pemilik akun muecielov.
Fans merasa bangga karena di tengah banyaknya isu dampak negatif, "Anak Jalanan" justru mampu memberikan performa luar biasa lewat perolehan rating ini. "Gila kerenlh walau bnyk yg buly justru bnyk yg suka yg psti lbh mncintai sinet indonesialh drpd dluar itu paling dahsyat gokil," pungkas netter ini.
Head To Head, Anak Jalanan Vs Uttaran, Siapa yang Unggul?
PERSAINGAN untuk mendapatkan kue penonton semakin seru pada Senin (14/3) kemarin. Sejumlah program unggulan harus berhadapan satu sama lain. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pertarungan antara Anak Jalanan (RCTI) dan Uttaran (ANTV).
ANTV ujicoba menayangkan Uttaran dengan durasi 4 jam, mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB. Ini artinya, selama setengah jam terakhir Uttaran bersenggolan langsung dengan 30 menit pertama Anak Jalanan yang selalu stabil di puncak rating. Lantas siapa yang lebih unggul?
Berdasarkan data kepermirsaan Senin (14/3), Anak Jalanan unggul cukup jauh ketimbang Uttaran. Namun perolehan rating sinetron yang dibintangi Stefan William ini turun dibanding episode Minggu (13/3). Episode Minggu Anak Jalanan kokoh di peringkat puncak dengan TVR 10.8 dan share 44.6 persen. Sedangkan episode Senin masih di peringkat pertama namun dengan TVR 9.8 dan share 38.9 persen.
Uttaran menempel Anak Jalanan dengan berada di posisi kedua dengan perolehan TVR 5.2 dan share 28.7 persen.
'Haji Belajar Ngaji Dapat Teguran Dari KPI
Kembali KPI memberikan surat teguran kepada sinetron yang dianggap melakukan pelanggaran, Kali ini sinetron Haji Belajar Ngaji yang tayang di SCTV, mendapat peringatan dari Komisi Penyiaran Indonesia Pusat.
Sinetron Haji Belajar Ngaji, yang bertema Islami dibintangi oleh Ramzi, Hardi Fadillah, Febby Rastanty atau Febby Blink dan Eza Gionino. Mengisahkan tentang seorang preman diperankan oleh Hardi yang menyamar sebagai ustad di sebuah pesantren.
Surat teguran ini tertuang dalam surat KPI bernomor 265/K/KPI/03/16. Pada surat bertanggal 14 Maret 2016 itu dijelaskan potensi pelanggaran yang terdapat dalam sinetron produksi Screenplay Productions tersebut. Dimana Menurut KPI pada tanggal 22 Februari 2016, sinetron Haji Belajar Ngaji SCTV “tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan remaja dan penggolongan program siaran sebagaimana telah diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012.”
KPI juga menjelaskan adegan yang dianggap tidak sesuai P3 dan SPS KPI tahun 2012.
“Program tersebut menayangkan adegan perkelahian antar dua kelompok pria di sebuah pertokoan dengan disertai efek suara secara berlebihan sehingga mengesankan tulang yang patah. KPI Pusat menilai muatan demikian dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi khalayak yang menonton,” tulis KPI dalam surat teguran tersebut.
KPI juga meminta kepada pihak SCTV agar mengoreksi secara internal dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Setelah sebelumnya sinetron Anak Jalanan yang tayang di RCTI telah menerima 2 surat teguran karena permasalahan yang sama yaitu adegan perkelahian.
Tak Mampu Raih Rating Tinggi, SCTV Endingkan ‘Halilintar
Sudah menjadi tradisi jika pihak SCTV selalu membungkus sinetronnya lantaran memiliki rating yang jauh dari harapan. Bahkan kali ini SCTV kembali menamatkan sinetron terbarunya yang bertajuk ‘Halilintar’.
Sinetron yang awalnya digadang-gadang menjadi saingan Anak Jalanan ini harus terpaksa mengalami nasib malang. Meski sama-sama memiliki tema balapan, namun prestasi yang ditunjukkan oleh ‘Halilintar’ masih amat sangat jauh untuk bisa mengalahkan sinetron sekelas ‘Anak Jalanan’.
Tamatnya sinetron ‘Halilintar’ ini dibeberkan oleh pemain utamanyayakni Casandra Lee. Aktris cantik ini memberikan pengumuman via twitter pribadinya yang menjelaskan bahwa sinetron ‘Halilintar’ yang dibintanginya telah tamat.
Dalam statusnya Cassandra Lee menuliskan bahwa sinetron ‘Halilintar’ telah menyelesaikan tayangannya pada hari Sabtu tanggal 12 Maret kemarin. Dari status yang ditulisnya ini Cassandra sangat berharapkan dukungan para fans untuk menonton episode terakhir sinetron ‘Halilintar’ tersebut.
Dari beberapa informasi yang diperoleh, alasan pihak SCTV mengakhiri sinetron ‘Halilintar’ini tidak lain karena banyaknya sindiran netizen akan sinetron ‘Halilintar’ beberapa waktu ini.
Padahal para penggemar sudah berusaha keras untuk menjadikan sinetron yang dibintangi oleh Cassandra Lee dan Fero Walandauw ini sebagai trending topic. Namun sayang, apa yang dilakukan para fans ternyata tidak membuahkan hasil.
Bahkan keberhasilan tersebut tidak mampu membuat peroehan rating ‘Halilintar’ yang merosot menjadi naik. Karena sejatinya trending topic bukanlah tolak ukur data rating acara tv.
Sejak Cassandra Lee memposting unggahan tersebut, tak sedikit fas yang bertanya-tanya tentang alsan di balik endingnya sinetron ‘Halilintar’ tersebut. Bahkan ada juga fans yang mengaku sedih karena tidak daat lagi melihat sinetron kesayangannya tersebut tayang di layar televisi mereka.
Ridak hanya kali ini saja pihak stasiun mengakhiri beberapa sinetro terbarunya, beberapa waktu lalu sinetron terbrau SCTV bertajuk ‘Elif Indonesia’ juga sempat mendapatkan perlakuan yang sama dengan ‘Halilintar’.
Saat ini SCTV tengah menghadirkan sinetron ‘Haji Belajar Ngaji’ dimana beberapa waktu lalu sinetron ini juga masih belum bisa menduduki rating 5 besar. Lalu,a pakah sinetron Haji Belajar Ngaji juga akan dibungkus? Kita lihat saja nanti, bagimana usaha lain SCTV untuk menyumbangkan program tv nya ke jajaran rating 5 besar.
Kebiasaan, SCTV Rombak Jam Tayang ‘Elif 3’ Gantikan Serial ‘Gangaa’. Fans Mulai Emosi ?
Pada awal pekan, Elif 3 akan ditayangkan lebih awal di SCTV. Tentunya kabar ini direspon begitu bahagia oleh para fans serial Turki tersebut. namun tidak dengan para fans dari serial Gangaa.
Para fans Gangaa ini malah cemas. Mereka terus bertanya kelanjutan dari serial Gangaa sendiri. Melalui akun media sosial resmi SCTV memberitahukan mengenai serialnya yang akan ditayangkan pada 12.30 WIB pada hari Senin (14/3).
Jelas kabar ini membuat para penggemar Gangaa menjadi bingung dan was-was. Slot jam 12.30 WIB awalnya dipakai oleh serial Gangaa. Ketika mereka tahu kabar ini, fans Gangaa langsung memmbanjiri twitter SCTV dengan berbagai komentar.
Para fans ini bertanya mengenai kelanjutannya lantara jamnya diganti dengan serial Elif 3. Para fans sendiri menuturkan jika mereka begitu khawatir mengenai kelanjutan serial yang sedang seru-serunya.
Salah satu fans yang tersulut emosi memberikan komentar, “Terus #gangaa nya kemana wwooyyy…?”. Akun milik @putrialfaya275g mengutarakan khawatirnya melalui komentar, “Gangaa jm brp min, jngn di cut donk,”.
Fans lainnya bertanya mengenai filmnya Gangaa, “Tapi film Gangaa tetep ada kan min?”. Namun ada juga penggemar yang menyambutnya dengan bahagia saat mengetahui perubahan jam tayang tersebut.
Salah satu fans itu menuliskan komentar, “Keren Elif nya pindah jam tayang, makasih yaaaahhh tapi serial drama India gangaa kok jdi ga ada. Abis elif ,gangaa ajj deh please,”. Tampaknya netter yang satu ini suka dengan serial Elif 3 dan juga Gangaa.
Melalui website resmi milik SCTV, serial Gangaa saat ini tidak terlihat dalam jadwal acara yang tayang di hari Senin 14 Maret 2016. Para fans ini berharap agar SCTV tetap menyuguhkan serial Gangaa karena serial tersebut sudah dinantikan penonton setianya.
Beberapa waktu lalu, serial Elif 3 ini baru saja didatangi ole Harsiwi Ahmad. Harsiwi adalah Direktur Program dan Produksi SCTV. Dirinya ingin melihat secara langsung bagaimana syuting serial Turki tersebut.
D'Academy 3 Masuki Babak Top 15 Mulai Hari Ini, Rating Kembali Dicuri ‘The Voice Indonesia’
Jadwal D Academy 3 peserta Grub 1 Konser Final D Academy 3 Top 15. Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut yang akan di gelar di TV Indosiar. DA3 akan memasuki babak baru yakni babak 15 besar.
Konser final DA3 akan di gelar pada hari Senin 14 Maret 2016 dengan menampilkan para peserta daru grub 1 DA3 Top 15. yakni Irsya- Bandung, Linda- Ponorogo, Sarah- Tasikmalaya.
Peserta di grub 1 DA3 Top 15 ini akan kembali bersaing untuk memperebutkan tiket babak ke 10 besar D Academy 3. dan salah satu dari ketiga peserta di grup 1 DA3 Top 15 tersebut ajab ada yang tersenggol dari panggung pencarian bakat D Academy 3.
Dalam menentukan peserta yang akan tersenggol di grup 1 DA3 Top 15 ini dengan salah satu cara peserta dengan sms tertinggi yang di pastikan langsung lolos di babak 10 besar. sementara itu dua peserta lainnya yang tengah mendapatkan SMS terendah akan berada di posisi yang tidak aman.
Dan untuk menentukan peserta yang tersenggol Juri harus melakukan vote dan yang mendapatkan lampu merah banya ia lah yang di pastikan tersenggol dan tidak bisa melanjutkan ke babak yang selanjutnya.
Satu lagi ajang pencarian bakat dengan bernyanyi yakni The Voice Indonesia yang tengah di bilang sebagai jagoan RCTI, karena pencarian bakat dengan menyanyi ini terlihat cukup memuaskan di dalam urusan ratting. Bah kan ratting meminggu lalu ini yang sukses menggusur D Academy 3.
Menurut data ALL The Voice Indonesia ini yang sukses menduduki posisi ke 4 dengan ratting 3,7 persen dan share 22 persen. Sedangkan konser final grup 5 DA3 yang harus mengalah di posisi ke 5 dengan ratting 3,3 persen dan share 18 persen.
The Voice Indonesia memang cukup mendapat respon yang positive dari para penonton. Acara ini yang mendatangkan Kaka Slank sebagai coach yang tengah memakai konsep yang begitu menarik. Acara ini di oandu oleh Daniel manata yang tayang setiap jumat dan Sabtu pukul 21.00 WIB di RCTI.
Mulai Pekan Kedua Maret, Ashoka Tayang 2 Jam dan Uttaran 4 Jam!
TAYANG stripping setiap hari ternyata membuat penonton setia serial India Uttaran menjadi terikat. Tak cukup sampai disitu, ANTV akan kembali memanjakan Anda dengan menayangkan serial yang dibintangi Tina Dutta ini selama 4 jam penayangan. Wow! Artinya, ANTV memutar sebanyak 8 episode aslinya per hari.
Hal ini akan berlaku mulai Senin 14 Maret 2016 mendatang. Namun perlu dicatat, jika durasi 4 jam ini hanya berlaku di hari Senin dan Selasa. Berdasarkan keterangan dari Monica Desideria selaku GM Marketing Communication ANTV, menuturkan jika penambahan durasi Uttaran juga masih tentatif. Artinya, pekan kedua Maret menjadi uji coba terlebih dulu.
Tak hanya Uttaran saja. Serial kolosal India Ashoka juga akan mengalami penambahan jam tayang. Jika saat ini, Ashoka hanya tayang selama setengah jam, maka di hari yang sama dengan Uttaran, jam tayang Ashoka akan menjadi selama dua jam.
Penambahan jam tayang Ashoka ini sebagai langkah ANTV memperkuat dominasi programnya di jam primetime. Kuis Super Family 100 yang tayang primetime, tak mampu berkutik menghadapi ketatnya persaingan di jam primetime. Apalagi belakangan, rating Ashoka kembali menanjak. Episode Kamis (10/3) meraih TVR 2,5 dan share 10,3 persen.
Nah, cukup senangkah Sahabat TV dengan penambahan durasi tayang program unggulan ANTV ini?





