1. Anak Jalanan RCTI, tvr 5,0 share 23,1%
2. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 4,0 share 19,7%
3. Pangeran SCTV, tvr 4,0 share 17,3%
4. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,8 share 16,1%
5. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,7 share 22,1%
6. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 3,6 share 17,4%
7. Ganteng Ganteng Serigala Returns SCTV, tvr 3,2 share 14,6%
8. Shehrazat ANTV, tvr 3,1 share 15,9%
9. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,1 share 13,7%
10. Ashoka ANTV, tvr 2,9 share 12,3%
11. On The Spot TRANS7, tvr 2,5 share 10,8%
12. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 2,5 share 16,3%
Selasa, 20 Oktober 2015
Rating Acara TV ABC Senin 19 Oktober 2015
Pecahkan Rekor, Laga Final Piala Presiden Raih Rating Tertinggi Sepanjang Tahun 2015
LAGA final pertandingan sepakbola Piala Presiden begitu menuai perhatian kala ditayangkan Indosiar pada Minggu (18/10) kemarin. Laga yang mempertemukan Persib Bandung dan Sriwijaya FC Palembang ini disiarkan secara langsung dari Stadion Gelora Bung Karno. Pemberitaan tentang bentroknya antar dua supporter klub sepakbola menghiasi media cetak maupun online dari saban pagi. Akibatnya, laga final ini cukup mendapatkan promosi pemberitaan secara gratis.
Hasilnya tak sia-sia, Piala Presiden berhasil menjuarai rating hari Minggu. Bukan hanya itu, laga final Piala Presiden yang dimenangkan Persib dengan skor 2 - 0 ini juga mencetak rating tertinggi sepanjang 2015 ini. Piala Presiden bercokol di peringkat pertama dengan TVR 10,3 dan share 43,3 persen.
Rating tinggi yang dicetak Piala Presiden ini mau tak mau berimbas pada program lain yang head to head dengannya. Misalnya duo sinetron unggulan SCTV bahkan tak mampu menembus TVR 3,0. Pangeran hanya meraih TVR 2,7 dan share 10,7 persen. Sedangkan GGS Return juga meraih hasil yang hampir sama dengan TVR 2,7 dan share 11 persen.
Sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang tayang di RCTI juga mengalami hal serupa dengan hanya memperoleh TVR 2,7 dan share 10,7 persen. Anak Jalanan yang tayang sebelum laga dimulai masih beruntung dengan menempati posisi runner up dengan TVR 3,9 dan share 16,6 persen.
Piala Presiden juga berdampak menyeret positif peforma sejumlah program Indosiar di hari Minggu. Tayangan ulang Stand Up Comedy Academy Indosiar yang tayang tepat usai Piala Presiden berakhir meraih TVR 2,8 dan share 24,4 persen. Animasi pagi Indosiar Garuda Gemilang juga meraih rating tinggi di slot pagi dengan TVR 2,0 dan share 16,6 persen. Hot Kiss Sore juga ikut bagus dengan mendapatkan TVR 2,2 dan share 17,3 persen. Tak pelak jika Indosiar menjadi TV nomor satu di hari Minggu.
Minggu, 18 Oktober 2015
Rating Acara TV Sabtu & Minggu, 17 & 18Oktober 2015
Minggu 18 Oktober 2015:
1. Piala Presiden 2015: Persib vs Sriwijaya INDOSIAR, tvr 8,7 share 41,2%
2. Sambut Sang Juara Piala Presiden 2015 INDOSIAR, tvr 5,9 share 26,8%
3. Pangeran SCTV, tvr 3,7 share 18,5%
4. Anak Jalanan RCTI, tvr 3,5 share 15,8%
5. Moto GP Philip Island TRANS7, tvr 3,3 share 21,4%
6. Ganteng Ganteng Serigala Returns SCTV, tvr 3,3 share 14,9%
7. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,1 share 16,4%
8. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 2,8 share 15,3%
9. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,8 share 14,2%
10. Tayangan Ulang Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 2,7 share 22,9%
11. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,6 share 13,2%
12. Shehrazat ANTV, tvr 2,4 share 14,6%
13. Tayangan Ulang Piala Presiden 2015 Arema vs Mitra Kukar INDOSIAR, tvr 2,3 share 18,1%
14. Madun SCTV, tvr 2,3 share 11,7%
15. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, tvr 2,2 share 13,4%
16. Ftv Pagi SCTV, tvr 2,0 share 19,1%
Peringkat Stasiun TV
Minggu 18 Oktober 2015:
1. INDOSIAR, share 19,7%
2. SCTV, share 15,3%
3. RCTI, share 14%
4. ANTV, share 11,7%5. TRANSTV, share 9,1%
Sabtu, 17 Oktober 2015 :
1. Pangeran, SCTV (TVR 5,4/SHARE 23,6%)
2. GGS Returns, SCTV (TVR 5,1/SHARE 19,3%)
3. Anak Jalanan, RCTI (TVR 4,4/SHARE 25,7%)
4. PIALA PRESIDEN: Arema Malang vs Mitra Kukar, INDOSIAR (TVR 3,6/SHARE 20,7%)
5. Tukang Bubur Naik Haji, RCTI (TVR 3,4/SHARE 16,7%)
6. 7 Manusia Harimau, RCTI (TVR 3,0/SHARE 15,9%)
7. Perempuan Di Pinggir Jalan, RCTI (TVR 2,9/SHARE 16,5%)
8. Cansu & Hazal, ANTV (TVR 2,8/SHARE 14,1%)
9. Madun, SCTV (TVR 2,8/SHARE 13,2%)
10. Shehrazat, ANTV (TVR 2,7/SHARE 13,6%)
* Voice Of Children 2015, SCTV (2,0/SHARE 13,9%)
* High School Love Story, SCTV (TVR 1,8/SHARE 13%)
* Katty Perry Prismatic World Tour, INDOSIAR (TVR 1,8/SHARE 10,2%)
* The Remix, NET (TVR 0,8/SHARE 6,5%)
Peringkat Stasiun Tv :
1. SCTV, SHARE 16,4%
2. RCTI, SHARE 15,9%
3. INDOSIAR, SHARE 13,7%
4. ANTV, SHARE 11,9%
5. TRANSTV, SHARE 9,2%
Sabtu, 17 Oktober 2015
Rating Acara TV Jumat, 16 Oktober 2015
1. Anak Jalanan RCTI , tvr 6.0 / share 26.9%
2. Tukang Bubur Naik Haji RCTI , tvr 4.7/ share 19.8%
3. Ganteng-Ganteng Serigala Returns , tvr 4.5/ share 18.2%
4. Ashoka , tvr 3.8/ share 13.6%
5. Pangeran SCTV , tvr 3.8/ share 16.4%
6. Tukang Ojek Pengkolan , tvr 3.6/ share 17.3%
7. 7 Manusia Harimau , tvr 3.4/ share 15.2%
8. Perempuan Dipinggir Jalan , tvr 3.0/ share 16.5%
9. Cansu dan Hazal , tvr 2.9/ share 14.7%
10. Shehrazat, tvr 2.6/ share 14.9%
Jumat, 16 Oktober 2015
Rating Acara TV Kamis 15 Oktober 2015
1. Ganteng Ganteng Serigala Returns SCTV, tvr 5,2 share 20,8%
2. Anak Jalanan RCTI, tvr 4,4 share 20,6%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 4,3 share 17,5%
4. Pangeran SCTV, tvr 3,7 share 16,6%
5. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,4 share 21,8%
6. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 3,4 share 16,4%
7. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,2 share 14,2%
8. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,0 share 12,7%
9. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,9 share 16,8%
10. Shehrazat ANTV, tvr 2,8 share 13,7%
11. Katakan Putus TRANSTV, tvr 2,5 share 23,5%
12. Ashoka ANTV, tvr 2,5 share 10,9%
13. Madun SCTV, tvr 2,4 share 14,1%
14. Konser Am Generation of Love SCTV, tvr 2,3 share 13,5%
* High School Love Story SCTV, tvr 1,8 share 13,7%
* Cinta Di Musim Cherry TRANSTV, tvr 1,2 share 11,5%
Peringkat Stasiun TV
Kamis 15 Oktober 2015:
1. SCTV, share 18,9%
2. RCTI, share 15,6%
3. INDOSIAR, share 12,7%
4. ANTV, share 11,6%
5. TRANSTV, share 9,3%
Kamis, 15 Oktober 2015
Rating Acara TV Selasa & Rabu (reposting)
Rabu 14 Oktober 2015:
1. Pangeran SCTV, tvr 4,6 share 20,1%
2. Anak Jalanan RCTI, tvr 4,4 share 20,9%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,7 share 15,8%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,5 share 15,7%
5. Ganteng Ganteng Serigala Returns SCTV, tvr 3,4 share 16,8%
6. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,3 share 16,9%
7. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,0 share 14,2%
8. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,9 share 16,4%
9. Madun SCTV, tvr 2,8 share 14,5%
10. Ashoka ANTV, tvr 2,8 share 12,4%
11. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 2,7 share 16,4%
12. Ftv Pagi SCTV, tvr 2,5 share 20,1%
Selasa 13 Oktober 2015:
1. Ganteng Ganteng Serigala Returns SCTV, tvr 5,4 share 23,5%
2. Pangeran SCTV, tvr 4,8 share 20,7%
3. Anak Jalanan RCTI, tvr 4,2 share 19,4%
4. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 3,7 share 16,3%
5. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,5 share 18,7%
6. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,5 share 15,1%
7. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,4 share 14,6%
8. Madun SCTV, tvr 3,3 share 16,5%
9. Ashoka ANTV, tvr 3,1 share 14,9%
10. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,9 share 20,6%
11. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,8 share 17,4%
12. Shehrazat ANTV, tvr 2,8 share 15,6%
13. Katakan Putus TRANSTV, tvr 2,7 share 13,9%
Baru Tayang 3 Episode, GGS Return Terdepak dari Posisi Puncak!
TAYANG perdana pada Senin (12/10) kemarin, sinetron Ganteng-Ganteng Serigala (GGS) Return langsung melejit ke peringkat pertama. Namun baru tayang selama 3 episode, ratingnya perlahan menyusut.
Episode kedua yang tayang hari Selasa (13/10) memang masih menempati peringkat puncak dengan perolehan TVR 5,3 dan share 23,5 persen. Namun pada episode Rabu (14/10), rating GGS Return turun ke peringkat 3 dengan perolehan TVR 3,8 dan share 19,1 persen.
Di jam tayangnya, memang GGS Return masih unggul dibandingkan program di stasiun TV lain. Namun posisinya kalah dengan sinetron SCTV Pangeran yang pada hari Rabu kembali ke posisi puncak dengan TVR 5,0 dan share 22,7 persen. GGS Return juga masih kalah dengan sinetron RCTI Anak Jalanan meraih posisi runner up dengan perolehan TVR 4,3 dan share 21,1 persen.
Apakah perolehan rating GGS Return akan terus mengalami penyusutan? Kita nantikan perkembangan selanjutnya!
TOP 13 RATING ACARA TELEVISI Selasa, 13 Oktober 2015: (Versi ABC)
1. GGS Returns, SCTV (TVR 5,4/SHARE 23,7%)
2. Pangeran, SCTV (TVR 4,8/SHARE 20,7%)
3. Anak Jalanan, RCTI (TVR 4,2/SHARE 19,4%)
4. Stand Up Comedy Academy, INDOSIAR (TVR 3,7/SHARE 16,3%)
5. Tukang Bubur Naik Haji, RCTI (TVR 3,5/SHARE 18,7%)
6. 7 Manusia Harimau, RCTI (TVR 3,5/SHARE 15,1%)
7. Cansu & Hazal, ANTV (TVR 3,4/SHARE 14,6%)
8. Madun, SCTV (TVR 3,3/SHARE 16,5%)
9. Ashoka, ANTV (TVR 3,1/SHARE 14,9%)
10. Tukang Ojek Pengkolan, RCTI (TVR 2,9/SHARE 20,6%)
11. Perempuan Di Pinggir Jalan, RCTI (TVR 2,8/SHARE 17,4%)
12. Shehrazat, ANTV (TVR 2,8/SHARE 15,6%)
13. Katakan Putus, TRANSTV (TVR 2,7/SHARE 13,9%)
* High School Love Story, SCTV (TVR 1,8/SHARE 12,6%)
* Kawin Paksa, SCTV (TVR 1,7/SHARE 11,5%)
* Cinta Di Musim Cherry, TRANSTV (TVR 1,3/SHARE 11,4%)
* Reina De Coronez, RCTI (TVR 1,0/SHARE 8,3%)
SINOPSIS Yeh Hai Mohhabatein "Ruhi Tersayang" RCTI

DI tahun 2015 ini, RCTI termasuk stasiun TV yang getol menayangkan berbagai serial asing. Mulai dari Korea Selatan, China, Turki, Amerika Latin hingga yang terbaru, India. RCTI sudah menayangkan promo serial India terbaru bertajuk Yeh Hai Mohhabbatein.
Serial India yang satu ini termasuk salah satu yang paling populer. Tayang perdana pada 2013 silam di India, serialnya masih ditayangkan hingga artikel ini terbit. Hebatnya lagi, serial India ini banyak memborong penghargaan bergengsi di India sana mulai dari Star Parivaar Awards, Zee Gold Awards, Big Star Entertaiment Awards, 21 Lions Gold Awards hingga Indian Telly Awards.
Ceritanya mengisahkan tentang sosok gadis kecil bernama Ruhi (Ruhanika Dhawan) yang sudah harus ditinggalkan ibunya sedari ia masih belum mengenal sang ibu. Ibunya yang bernama Shagun (Anita Hassandani) mengkhianati ayah Ruhi. Shagun lebih memilih pergi bersama mantan bos Raman (Karan Patel) dibandingkan tetap bersama dengan sang suami.
Beberapa tahun kemudian berlalu. Ruhi kini telah berusia 6 tahun, namun ia tumbuh menjadi gadis kesepian yang haus akan kasih sayang seorang ibu. Apalagi Raman juga sibuk dengan dunia kerjanya semenjak diangkat menjadi CEO di perusahaan tempatnya bekerja.
Kedekatan Ruhi dengan wanita bernama Ishita (DivyankaTripathi) membuat Raman memutuskan untuk menikahi Ishita. Dengan demikian, Ishita dapat menjaga Ruhi dan memberikan kasih sayang yang tidak bisa diberikan Shagun padanya.
Sementara itu, hidup Shagun bersama suaminya, Ashok Khanna (Sangram Singh) tidaklah bahagia. Shagun yang tertarik dengan harta Ashok harus menerima perlakuan tidak mengenakkan dari suaminya tersebut. Shagun bahkan dipaksa melayani nafsu bejat dari klien-klien Ashok. Sedangkan Ashok sendiri berusaha merayu wanita lain bernama Mihika (Mihika Verma). Mihika sendiri merupakan adik dari Ishita dan sudah mengetahui niat busuk Ashok.
Mihika berencana menjebak Ashok dengan pura-pura menaruh suka pada pria playboy tersebut. Mihika ingin menunjukkan wajah asli Ashok ke media. Malangnya, Ashok mengetahui rencana Mihika. Mihika malah terjebak untuk menikah dengan Ashok.
Masalah makin pelik saat Raman mendapati dirinya mempunyai penyakit langka yang mematikan. Ia segera mengubah nama aset perusahaan atas nama Ishita istrinya. Sementara itu, Ashok melancarkan rencana busuknya untuk memisahkan Raman dan Ishita.
Detail Drama Seri Ruhi Tersayang :
-Judul asli : Yeh Hai Mohabbatein
-Judul Indonesia : Ruhi Tersayang
-Sutradara : Neeraj Baliyan, Imran
-Producer : Ekta Kapoor, Shobha Kapoor
-Penulis cerita : Sonali Jaffar
-Penulis naskah : Ritu Goel
-Penulis dialog : Ritu Bhatia
-Adaptasi : Custody (novel) karya Manju Kapur
-Bahasa asli : Hindi, Tamil, Punjabi, Inggris
-Genre : Drama
-Tanggal tayang perdana : Star Plus, 3 Desember 2013
-Tayang di Indonesia : RCTI, 19 Oktober 2015
-Produksi : Balaji Telefilms
Daftar Pemain Ruhi Tersayang :
-Karan Patel sebagai Raman Kumar Omprakash Bhalla
-Divyanka Tripathi sebagai Dr. Ishita Raman Kumar Bhalla
-Ruhanika Dhawan sebagai Ruhi Raman Kumar Bhalla
-Gautam Ahuja sebagai Aditya Raman Kumar Bhalla / Adi
-Anita Hassanandani sebagai Shagun Arora /Ruhi Arora
-Manoj Chandila sebagai Dr. Manoj Paul
-Vivek Dahiya sebagai Abhishek Singh
-Mihika Verma sebagai Mihika Iyer
-Raj Singh Arora sebagai Mihir Arora
-Sangram Singh sebagai Ashok Khanna
-Shireen Mirza sebagai Simran Omprakash Bhalla / Simmi
-Ali Goni sebagai Romi Omprakash Bhalla
-Sarika Dhillon sebagai Sarika Romi Bhalla
-Kaushal Kapoor sebagai Omprakash Bhalla
-Shahnaz Rizwan sebagai Santoshi Kaur Omprakash Bhalla / Toshiji
-Abhay Bhargava sebagai Vishwanathan Iyer / Vishwa
-Neena Kulkarni sebagai Madhavi Vishwanathan Iyer / Madhu
-Pankaj Bhatia sebagai Bala Chandran
-Shruti Bapna sebagai Vandita Bala Chandran
-Bhavesh Jaiswal sebagai Shravan Bala Chandran
Saksikan kisah selengkapnya mulai besok 19 Oktober 2015 pukul 14.30 WIB setiap Senin - Jumat hanya di RCTI !!!
Lirik Lagu "Kita Tak Harus Bersama - Anisa Rahma" (OST. Quantum The Movie)
Kau Datang Kembali Padaku
Setelah Kau Pergi Meninggalkan Aku
Ingin Ku Menjauh Darimu
Namun Hati Aku Tetap Sayang Kamu
Kau Pernah Jadi Bagian Hidupku
Yang Slalu Akan Jadi Cerita Dalam Hidupku
Walau Kini Jarak Kita Terpisah
Kau Dihatiku, Ku Dihatimu
Meninggalkanku Meninggalkan Kisah
Ku Tetap Tegar Tak Bersamamu
Walau Berat Kurasa
Cahayamu Biaskan Kekuatan Cinta
Kita Tak Harus Bersama Hooo
Tenanglah Kau Disana
Kau Pernah Jadi Bagian Hidupku
Yang Slalu Akan Jadi Cerita, Jadi Cerita
Meninggalkanku Meninggalkan Kisah
Ku tetap Tegar Tak Bersamamu
Walau Berat Kurasa
Cahayamu Biaskan Kekuatan Cinta
Kita Tak Harus Bersama, Kita Tak Harus Bersama
Meninggalkanku Meninggalkan Kisah
Ku tetap Tegar Tak Bersamamu
Walau Berat Kurasa
Cahayamu Biaskan Kekuatan Cinta
Kita Tak Harus Bersama Hooo, Kita Tak Harus Bersama Hooo
Kita Tak Harus Bersama Hooo
Tenanglah Kau Disana
Kau Datang Kembali Padaku
Setelah Kau Pergi Meninggalkan Aku
Selasa, 13 Oktober 2015
Episode Perdana "Ganteng-Ganteng Serigala Return" dan "Anak Jalanan" Tembus 3 Besar!
STRATEGI break season yang dipakai SCTV untuk sinetron besutan Amanah Surga Production (ASP) berbuah manis. Sinetron Ganteng-Ganteng Serigala (GGS) Return langsung menduduki peringkat puncak data kepermirsaan Senin (12/10). Sinetron yang masih diperkuat Kevin Julio, Jessica Milla, Aliando Syarief dan Prilly Latuconsina ini juga menjadi Trending Topic selama tayang.
Perolehan ini mengingatkan akan prestasi GGS pada season perdananya. Episode perdana GGS Return meraih TVR 6,0 dan share 25,7 persen. Sinetron RCTI 7 Manusia Harimau mengalami penurunan akibat tayangnya GGS Return. Sinetron produksi SinemArt ini meraih TVR 3,2 dan share 14,3 persen. Padahal pada hari Minggu (11/10), 7MH masih meraih TVR 3,5 dan share 17,1 persen.
Di hari yang sama, RCTI juga menayangkan perdana Anak Jalanan. Sinetron yang promonya muncul dadakan ini ternyata langsung mencuri perhatian di slot tayangnya. Anak Jalanan menempati peringkat 3 dengan meraih TVR 4,8 dan share 23,1 persen. Walau begitu, Anak Jalanan masih kalah dengan Pangeran di slot yang sama yang menempati peringkat runner up dengan meraih TVR 5,5 dan share 23,3 persen.
Rating Acara TV Senin 12 Oktober 2015
1. Ganteng Ganteng Serigala Returns SCTV, tvr 5,6 share 24,7%
2. Pangeran SCTV, tvr 5,0 share 21,4%
3. Anak Jalanan RCTI, tvr 4,7 share 22,3%
4. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,8 share 16,1%
5. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,3 share 21,3%
6. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 3,0 share 14,8%
7. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,0 share 13,6%
8. Cansu Hazal ANTV, tvr 3,0 share 13%
9. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,9 share 17,5%
10. Shehrazat ANTV, tvr 2,9 share 14,7%
* Elif SCTV, tvr 2,0 share 16,4%
* Dahsyat RCTI, tvr 1,2 share 14,5%
* Inbox SCTV, tvr 1,1 share 13,9%
* Bukan Talent Biasa RCTI, tvr 0,8 share 6,9%
"Ganteng-Ganteng Serigala Return" Tayang Perdana, Ini Bedanya dengan Season 1
SINETRON Ganteng-Ganteng Serigala (GGS) kembali menyapa penonton SCTV. Sinetron yang masih diperkuat oleh Kevin Julio, Jessica Milla, Aliando Syarief dan Prilly Latuconsina ini tayang dengan judul Ganteng-Ganteng Serigala Returns. Ceritanya bukanlah melanjutkan akhir season perdananya, dimana Digo dan Nayla diceritakan meninggal.
Perubahan nama dua karakter utamanya juga nampak dalam GGS Return ini. Baik Jessica Milla dan Prilly Latuconsina sama-sama memerankan karakter nama asli mereka. Sedangkan Kevin Julio dan Aliando Syarief masih memerankan nama karakter lama mereka, yaitu Tristan dan Digo.
Cerita juga dimulai dari awal kembali dimana mereka tidak saling mengenal. Uniknya, jika sebelumnya Jessica Milla dan Prilly Latuconsina memerankan sosok manusia, dalam GGS Returns keduanya memerankan sosok bangsa serigala yang bertentangan dengan bangsa vampir.
Cerita GGS berfokus pada persaingan menjadi raja jalanan, dimana Tristan (Kevin Julio) cs yang jago mengendarai mobilnya bersama Digo (Aliando Syarief) menuju ke sekolah barunya harus bertemu dan menghadapi balapan liar dengan kelompok /croser jalanan Jesica (Jessica Milla) cs.
Bahkan Tristan cs menjadi shock ketika tahu kalau croser jalanan itu ternyata cewek- cewek satu sekolahan. Dari situ Jesica yang cantik selalu menggunakan balapan sebagai penyelesai masalah. Ternyata dibalik persaingan itu, Tristan menyimpan simpati kepada Jesica, sedangkan Jesica cenderung ketus dan tetap mengibarkan bendera persaingan. Sampai suatu ketika Jesica cs kehilangan lima motornya dan mereka terpaksa harus jalan kaki ke sekolahan. Ketika berada di pinggir jalan, Mobil Tristan dan Digo kebut-kebutan dan melintasi kumbangan air yang mengenai Jesica cs
Ketika Jesica cs tahu itu mobil Tristan cs, membuat Jesica cs semakin marah pada Tristan cs.Di tengah persaingan itu muncul James. Vampire bangsawan dari keluarga Belfi. James yang juga sekolah di situ mengancam tristan supaya tidak mendekati Jesica karena Jesica adalah milik James. Hubungan Tristan dan Jesica berubah romantic meskipun masing-masing belum saling menyatakan cinta. Semenjak itu Tristan berusaha keras unuk mendapatkan Jesica dengan caranya. Dan setelah mereka membuat janji untuk saling mencintai..
Tristan dihadapkan pada dilema setelah tahu kalau Jesica adalah serigala berdarah merah yang harus dikorbankan demi kejayaan bangsa vampire.Sementara Digo tanpa sadar mulai terpikat dengan Prilly (Prilly Latuconsina) dan Louis, serigala ganteng ini akhirnya jatuh hati dengan Kesiya begitu juga sebaliknya. Pedropun diam-diam mencintai Liora begitu juga sebaliknya.
Bagaimana setelah mereka tahu, bahwa yang mereka cintai adalah musuh besar mereka sendiri? Saksikan mulai Senin 12 Oktober 2015 Pkl.20.30 WIB di SCTV.
Sempat Diputus Tanpa Ending, Dua Serial Asing Ini Kembali Tayang di RCTI & SCTV!
DUA serial asing yang sempat dihentikan penayangannya di dua stasiun TV Nasional terbesar di Indonesia kembali tayang di hari yang sama. Kawin Paksa (SCTV) dan Reina de Corazones (RCTI) kembali menyapa penonton di Indonesia. Keduanya sempat tayang di slot sore, namun karena rating tak kunjung membaik, akhirnya dihentikan penayangannya oleh TV bersangkutan.
Uniknya, keduanya kembali tayang di hari Senin, 12 Oktober 2015 di slot malam. SCTV menayangkan Kawin Paksa di slot jam 10 malam, sedangkan RCTI menempatkan telenovela Reina de Corazones di slot jam 11 malam dengan durasi 2 jam penayangan.
SCTV mengubah strategi dengan menempatkan judul baru untuk serial Turki Zahra. Judulnya di Indonesiakan menjadi Kawin Paksa yang dinilai lebih komersil. Sedangkan RCTI menayangkan judul Indonesia Reina de Corazones dengan judul Indonesia Ratu di Hatiku.
Kawin Paksa menceritakan tentang perkawinan dini remaja gadis berusia 14 tahun bernama Zahra dengan pemuda cacat tapi tampan. Sementara itu, Ratu di Hatiku tampil dengan cerita lebih dewasa bertema balas dendam akibat kejadian di masa lalu.
Akankah kedua serial asing ini mendapatkan tempat di hati penonton di slot barunya? Atau akan bernasib sama seperti sebelumnya?
Senin, 12 Oktober 2015
Rating Acara TV Minggu & Sabtu
Minggu 11 Oktober 2015 :
1. Piala Presiden: Sriwijaya FC vs Arema INDOSIAR, tvr 4,3 share 22,1%
2. Pangeran SCTV, tvr 3,8 share 18%
3. Madun SCTV, tvr 3,4 share 16,3%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,2 share 3,2 share 15,9%
5. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,2 share 14,9%
6. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,9 share 14%
7. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, tvr 2,7 share 14,1%
8. Moto Gp TRANS7, tvr 2,6 share 20%
9. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,6 share 14,4%
10. Ftv Pagi SCTV: Jodohku Kamu Bukan, tvr 2,4 share 19,8%
11. Shehrazat ANTV, tvr 2,3 share 14,1%
Sabtu 10 Oktober 2015:
1. Piala Presiden: Persib vs Mitra Kukar INDOSIAR, tvr 4,8 share 24,9%
2. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,4 share 17,2%
3. Pangeran SCTV, tvr 3,4 share 17%
4. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 3,1 share 17,4%
5. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,0 share 13,9%
6. Madun SCTV, tvr 2,9 share 14,5%
7. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,8 share 14%
8. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,5 share 12,2%
9. Ftv Pagi SCTV, tvr 2,5 share 17,8%
10. Shehrazat ANTV, tvr 2,4 share 14,7%
Minggu, 11 Oktober 2015
"The Village" Raih Peringkat Bontot, "She Was Pretty" Melejit Jadi Drama Nomor Satu
DRAMA terbaru SBS bertajuk The Village : Achiara's Secret gagal meneruskan kesuksesan drama slot Rabu dan Kamis SBS. Sebelumnya, Mask dan Yong Pal meraih rating gemilang dan memimpin persaingan drama antar stasiun TV di Korea.
Parahnya lagi, The Village yang dibintangi Moon Geun Young ini berada di posisi paling bontot diantara drama lain yang tayang di slot yang sama. Debut perdananya hanya meraih rating 6,9 persen dan turun menjadi 5,9 persen di episode keduanya.
Sedangkan dua drama pesaingnya justru naik cukup signifikan. She Was Pretty yang sebelumnya kalah dari Yong Pal melejit jadi drama nomor satu di slot Rabu-Kamis. Episode ke-7 nya menembus angka 13,1 persen. Padahal pekan sebelumnya hanya meraih 10,2 persen saja. Bahkan episode ke-8 nya naik lagi mencapai 14,5 persen.
Drama KBS2 berjudul The Merchant - Gaekju 2015 juga mengalami kenaikan dan memperoleh rating yang lebih baik dibandingkan The Village. Episode ke-5 drama kolosal yang dibintangi Jang Hyuk ini mencapai 7,8 persen dan naik menjadi 9,5 persen pada episode ke-6 nya.
Kenaikan She Was Pretty dan The Merchant ini terjadi setelah Yong Pal tamat. Peralihan penonton SBS pun terbagi ke MBC dan KBS2.
Sempat Dihentikan Penayangannya, Serial Turki Zahra Tayang Lagi di SCTV dengan Judul "Kawin Paksa"
SERIAL Turki bertajuk Zahra pernah ditayangkan oleh SCTV. Namun beberapa pekan setelah penayangannya, serial ini dihentikan penayangannya karena tidak cukup berhasil dari segi perolehan rating untuk ukuran SCTV.
Kabar gembira untuk Anda yang mengikuti serial ini dan sempat kecewa karena SCTV akan menayangkan kembali serial ini. Bukan di slot sore seperti sebelumnya, SCTV akan menempatkan serial ini bersaing dengan dua serial Turki lain yang saat ini sedang tayang di TV Nasional lain, Cinta Elif di ANTV dan Kebangkitan Ertugrul di Trans 7.
Tayang kembali di jam yang baru, Zahra pun mendapatkan judul baru. SCTV memakai judul Indonesia Kawin Paksa yang dinilai lebih komersial dan memikat. Serial berjudul asli Kucuk Gelin ini memang mengisahkan perkawinan anak dibawah umur bernama Zahra yang terpaksa menikah dengan pemuda cacat bernama Ali karena hukum adat di sana.
Lika-liku hidup Zahra dalam serial Kawin Paksa dapat Anda saksikan mulai Senin 12 Oktober 2015 setiap Senin-Sabtu Pkl.22.00 WIB.
Mampukah serial ini meraih atensi bagus? Atau akan segera dihentikan kembali penayangannya? Kita tunggu saja perkembangannya!
Sabtu, 10 Oktober 2015
11 Besar Rating Acara TV Kamis 8 Oktober 2015:
1. Pangeran SCTV, tvr 4,5 share 20,2%
2. Madun SCTV, tvr 3,3 share 14,4%
3. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 3,2 share 16,1%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,1 share 13,7%
5. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,1 share 13,9%
6. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, TVR 3,0 SHARE 16,9%
7. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,8 share 12%
8. Sehrazat ANTV, TVR 2,8 SHARE 13,7%
9. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, TVR 2,8 SHARE 15,5%
10. Katakan Putus TRANSTV, tvr 2,7 share 21,6%
11. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,6 share 17,5%
* HUT Globaltv Lucky 13, tvr 1,8 share 13,9%
* Everybody Superstar TRANSTV, tvr 1,6 share 10,9%
* Udaan SCTV, tvr 1,4 share 13,6%
Peringkat Stasiun TV
Kamis 8 Oktober 2015:
1. SCTV, share 17,4%
2. INDOSIAR, share 15,9%
3. ANTV, share 15,2%
4. RCTI, share 13,6%
5. TRANSTV, share 9,5%
Kamis, 08 Oktober 2015
Rating Acara TV Rabu 7 Oktober 2015
1. Pangeran SCTV, tvr 4,9 share 21,8%
2. Madun SCTV, tvr 3,7 share 16,3%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,6 share 15,8%
4. Ashoka ANTV, tvr 3,4 share 14,1%
5. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,3 share 15,9%
6. Surya Putra Karna ANTV, tvr 3,3 share 14,3%
7. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 3,2 share 17,2%
8. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,1 share 18%
9. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 3,0 share 17,8%
10. Shehrazat ANTV, tvr 2,9 share 15,9%
11. Maha Putra ANTV, tvr 2,5 share 13,1%
12. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,4 share 10,9%
13. High School Love Story SCTV, tvr 2,3 share 14,7%
14. Samson & Dahlia SCTV, tvr 2,3 share 13,5%
15. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, tvr 2,3 share 13,8%
Peringkat Stasiun TV
Rabu 7 Oktober 2015:
1. SCTV, share 19,8%
2. RCTI, share 17,8%3.
3. ANTV, share 14,5%
4. INDOSIAR, share 14,1%
5. MNCTV, share 8,7%
Rabu, 07 Oktober 2015
Rating Acara TV Selasa 6 Oktober 2015
1. Pangeran SCTV, tvr 4,8 share 21,1%
2. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,8 share 16,6%
3. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 3,5 share 20,5%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,5 share 15,2%
5. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,3 share 17,9%
6. Madun SCTV, tvr 3,2 share 13,7%
7. Ashoka ANTV, tvr 3,1 share 13,5%
8. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 3,1 share 14,9%
9. Shehrazat ANTV, tvr 3,1 share 14,8%
10. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,0 share 12,5%
Selasa, 06 Oktober 2015
Rating Acara TV Senin 5 Oktober 2015
1. Pangeran SCTV, tvr 5,4 share 23%
2. Surya Putra Karna ANTV, tvr 3,9 share 15,9%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,7 share 15,7%
4. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,5 share 15,3%
5. Madun SCTV, tvr 3,5 share 16%
6. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,3 share 17,2%
7. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,2 share 14,3%
8. Ashoka ANTV, tvr 3,2 share 13,6%
9. Shehrazat ANTV, tvr 3,2 share 15,7%
10. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 2,7 share 14,2%
11. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,5 share 14,8%
12. Samson & Dahlia SCTV, tvr 2,3 share 14,2%
13. Maha Putra ANTV, tvr 2,3 share 10,6%
14. Cinta Elif ANTV, tvr 2,3 share 15%
15. D'T3rong 2 INDOSIAR, tvr 2,2 share 10,6%
16. Ftv Pagi SCTV: Buanglah Cinta Di Hatiku, tvr 2,2 share 21,9%
17. Elif SCTV, tvr 2,2 share 16,7%
18. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, tvr 2,2 share 10,8%
19. Liputan 6 Siang SCTV, tvr 2,1 share 17%
20. High School Love Story SCTV, tvr 2,1 share 12,4%
21. Preman Pensiun RCTI, tvr 2,0 share 14,6%
22. Mozaik Islam TRANSTV, tvr 1,9 share 11,9%
23. On The Spot TRANS7, tvr 1,9 share 8,2%
24. Go Bmx MNCTV, tvr 1,9 share 7,9%
25. Katakan Putus TRANSTV, tvr 1,8 share 16,9%
26. Sheriff Call's MNCTV, tvr 1,8 share 23,1%
27. Dunia Binatang TRANS7, tvr 1,7 share 12,7%
28. Laptop Si Unyil TRANS7, tvr 1,7 share 12,5%
29. Si Bolang TRANS7, tvr 1,7 share 12,2%
30. Sindo RCTI, tvr 1,6 share 13,5%
Lima Program Baru Tayang Perdana, Bagaimana Peforma Rating Perdananya?
LIMA program terbaru tayang perdana di TV Nasional kita pada Senin 5 Oktober 2015 kemarin. Tiga program merupakan serial asing, sedangkan dua sisanya asli produk Indonesia. 2 tayang di ANTV, 1 tayang di SCTV, 1 tayang di Indosiar dan 1 lagi tayang di RCTI.
Tayang di slot sore, SCTV mencoba peruntungannya dengan menayangkan sebuah serial India terbaru dengan fokus cerita pada sosok gadis kecil teraniaya. Udaan tayang di slot pukul 14.30 sore dan harus bersaing selama 1 jam dengan reality show Trans TV, Katakan Putus, yang sedang naik daun. Episode perdana Udaan meraih hasil yang cukup positif dengan meraih TVR 1,7 dan share 16,1 persen. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan Katakan Putus yang kalah tipis dengan TVR 1,6 dan share 15,2 persen.
Berlanjut ke jam primetime, Indosiar menayangkan perdana ajang pencarian bakat terbarunya. Kali ini bukan merupakan ajang nyanyi dangdut lagi, melainkan Stand Up Comedy Academy. Program yang sudah kadung lekat dengan imej tayang di Kompas TV ini ternyata meraih respon yang cukup bagus. Program yang dipandu Andhika Pratama dan Gilang Dirga ini meraih TVR 2,5 dan share 14,2 persen.
ANTV yang kembali menyajikan serial India terbaru di slot primetimenya juga cukup berhasil mencuri perhatian melalui serial bertajuk Surya Putra Karna yang tayang di slot jam 8 malam. Serial yang menceritakan tentang saudara Lima Pandawa yang terbuang ini menempati peringkat 8 dengan TVR 2,9 dan share 12,8 persen. Sedangkan serial Turki Cinta Elif yang tayang di slot pukul 22.30 meraih TVR 1,9 dan share 13,7 persen.
Sementara itu, RCTI juga menayangkan perdana sinetron terbaru yang dibintangi Nikita Willy dan Rezky Aditya. Sinetron berjudul Perempuan di Pinggir Jalan (PdPJ) The Series ini tayang di slot cukup larut, 21.45 WIB. Di jam tayangnya, sinetron ini cukup bagus dengan meraih TVR 2,4 dan share 15,7 persen. Di jam tayang yang sama, PdPJ unggul atas Samson & Dahlia yang tayang di SCTV.
Rating Acara TV Minggu, Sabtu, Jumat
Minggu 4 Oktober 2015 :
1. Pangeran SCTV, tvr 4,4 share 19,9%
2. Piala Presiden: Mitra Kukar vs Persib INDOSIAR, tvr 4,3 share 21,7%
3. Madun SCTV, tvr 3,8 share 16,8%
4. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,6 share 15,7%
5. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,3 share 17%
6. BPL: Manchester United vs Arsenal SCTV, tvr 3,2 share 20,5%
7. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,8 share 13,6%
8. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,5 share 11,7%
9. Ftv Pagi SCTV: I Love You Pembantu Cantikku, tvr 2,3 share 16,7%
10. Upin & Ipin MNCTV, tvr 2,3 share 17,1%
Sabtu 3 Oktober 2015 :
1. Pangeran SCTV, tvr 4,0 share 16,4%
2. Piala Presiden: Arema vs Sriwijaya INDOSIAR, tvr 3,9 share 20,7%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,3 share 14,8%
4. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,3 share 15,8%
5. Madun SCTV, tvr 3,0 share 14%
6. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 2,8 share 13,5%
7. Shehrazat ANTV, tvr 2,8 share 16,9%
8. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,6 share 14,6%
Jumat 2 Oktober 2015 :
1. Pangeran SCTV, tvr 5,0 share 22,2%
2. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 4,0 share 16,8%
3. Madun SCTV, tvr 3,7 share 16,1%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,6 share 18%
5. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,5 share 20,2%
6. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,2 share 14,2%
7. Rajawali RCTI, tvr 3,0 share 14,3%
8. Ashoka ANTV, tvr 2,9 share 12,4%
9. Ftv Pagi SCTV: Cintaku Gak Pake Plus Plus, tvr 2,6 share 22,4%
10. On The Spot TRANS7, tvr 2,6 share 12,3%
Terdesak Situasi, Nikita Willy Terpaksa Jadi PSK
KARIR Nikita Willy dimulai sejak kecil dengan membintangi sejumlah sinetron. Karirnya sebagai artis remaja melejit setelah memerankan karakter Nikita dalam sinetron berjudul sama. Dalam sinetron tersebut, Nikita langsung bersanding dengan raja sinetron stripping kala itu, Dude Harlino. Karirnya semakin cemerlang setelah membintngi sinetron populer bertajuk Putri Yang Ditukar.
Sinetron ini bahkan sempat membawa Nikita meraih penghargaan sebagai aktris terfavorit di ajang Panasonic Gobel Awards. Namun pasca era Putri Yang Ditukar berakhir, rasanya belum ada sinetron Nikita yang sebooming sinetron yang juga memasang Rezky Aditya tersebut.
Sempat vakum hampir setahun, akhirnya Nikita Willy kembali membintangi sinetron terbarunya bertajuk Perempuan di Pinggir Jalan (PdPJ). Sinetron ini diangkat dari TVM (Televisi Movie) berjudul sama. Sinetron ini kembali memasangkan Nikita bersama dengan Rezky Aditya.
Berikut ini adalah sinopsis sinetron Perempuan di Pinggir Jalan:
Nita (Nikita Willy) adalah seorang pelacur kelas atas yang sangat cantik. Sikapnya selalu genit, percaya diri, dan berani. Tak banyak yang bisa mengerti. Nita sebenarnya hanyalah seorang gadis yang terluka dan berusaha menutupi kerapuhannya dengan pura-pura kuat karena dipaksa oleh keadaan.
Awalnya, Nita adalah seorang gadis yang lugu dengan mimpi-mimpi yang indah. Nita lulus sebagai lulusan terbaik di SMA-nya. Pacaran dengan teman SMA-nya, cowok kaya raya dan tampan bernama Andrio (Rifky Balweel) yang sangat cinta padanya. Andrio kemudian malah melamar Nita, karena ia sudah yakin kalau Nita adalah pilihan hidupnya. Nita senang sekali dan menerima lamaran itu, walaupun nantinya mereka baru akan menikah setelah Nita lulus kuliah.
Nita tidak pernah tahu kalau Andrio memiliki saudara kembar, Enrico (Rifky Balweel), yang sifatnya bertolak belakang dengan Andrio. Enrico selalu iri dengan Andrio yang selalu disayang oleh ayah mereka, Marwan (Krisna Murti). Enrico pun menjalankan rencana jahat untuk menghancurkan Andrio.
Enrico mulai mengubah penampilannya semirip mungkin dengan Andrio, lalu mengajak Nita bertemu. Nita sangat senang, karena menyangka Andrio akan memberikan kejutan lagi padanya. Ternyata, Enrico malah membius Nita, memperkosanya, dan menjualnya ke mucikari kelas atas yang biasa dipanggil “MAMI”.
Sejak hari itu, hancurlah sudah semua mimpi indah yang Nita miliki. Dia terjebak dalam keadaan. Bukan hanya ditinggalkan oleh cowok yang dia pikir sangat mencintainya. Selama ini Nita tidak pernah tahu kalau yang melakukan itu bukanlah Andrio. Nita juga harus menanggung pengobatan ibunya yang luar biasa mahal, dan berhadapan dengan sikap ibunya yang mogok bicara karena menyimpan marah dengan pilihan profesi Nita.
Nita pun dibuang oleh lingkungan dan teman-temannya yang tak menerimanya lagi karena menganggap dia perempuan kotor. Nita pun kemudian sampai pada tahap bahwa ia harus menyerah dan berdamai dengan keadaan bahwa dirinya adalah perempuan murahan yang harganya bisa dinilai dengan menit dan uang. Nita mulai membuang jauh mimpinya untuk kuliah & membanggakan ibunya. Sampai suatu saat ia bertemu dengan Iman (Rezky Aditya).
Iman adalah pria yang telah menolong Nita dari cengkraman pria yang tidak bertanggung jawab. Tetapi kemudian entah kenapa tiba-tiba Iman pingsan setelah Nita menolongnya. Nita pun langsung membawa Iman ke rumah sakit. Iman kemudian melihat ada sesuatu yang berbeda dari diri Nita. Iman sangat terpesona dengan kecantikan dan ketulusan hati Nita, walaupun ia tahu profesi Nita sebagai wanita malam.
Iman yang ternyata adalah pengusaha kaya, berusaha menawarkan diri menolong Nita untuk mengeluarkan Nita dari kehidupannya sekarang. Iman bahkan berusaha menebus Nita dari Mami. Tentu saja Mami menolak. Uang 100 juta yang Iman berikan hanya cukup untuk mem-booking Nita selama sebulan. Iman pun setuju.
Selama 1 bulan, Iman tiap hari mengunjungi Nita dan mengajarkannya berbagai macam hal. Nita pun memiliki panggilan sayang untuk Iman, “mas Gursay” (guruku sayang). Nita heran dengan sikap Iman, karena Iman tidak pernah menyentuhnya, berbeda dengan pria-pria yang selama ini membayarnya. Iman bahkan bersedia menyediakan biaya untuk Nita melanjutkan kuliah. Nita yang awalnya menolak akhirnya setuju untuk kuliah lagi, karena dengan begitu ibunya mau bicara lagi padanya.
Lambat laun, Nita mulai mempercayai bahwa mimpi indahnya untuk kembali ke jalan yang benar bisa ia raih kembali. Ia pun mulai jatuh hati pada Iman. Tanpa Nita tahu, Iman sebenarnya menderita penyakit parah, dan ia tahu hidupnya tidak lama. Oleh karena itu ia berniat untuk melakukan suatu hal yang berarti di sisa-sisa hidupnya. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya?
Saksikan mulai malam tadi Pkl.21.45 WIB di RCTI. Dan bagimana performa rating di episode perdana nya? Nantikan!!
Dua Sinetron RCTI dan Satu Sinetron ANTV Tamat, Bagaimana Episode Penghabisannya?
TIGA sinetron tamat bersamaan di awal pekan pertama di bulan Oktober 2015. Dua sinetron yang tamat tayang di RCTI, sedangkan satunya tayang di ANTV. Lantas bagaimana peforma tiga sinetron tersebut pada episode penghabisannya? Baca ulasan perdananya hanya di sini.
Belum lama tayang, sinetron Rajawali yang dibintangi Giorgino Abraham dan Irish Bella menemui 'ajalnya' pada Minggu (4/10) kemarin. Kisah akhir sinetron ini tuntas dengan tewasnya para siluman antagonis. Namun Sakti (Giorgino Abraham) dan Satria (Baim Wong) melanjutkan misi mereka untuk menuntas kejahatan.
Episode terakhir Rajawali tayang lebih awal di slot jam 5 sore dengan perolehan rating yang terbilang rendah untuk ukuran RCTI. Episode penghabisannya hanya meraih TVR 1,6 dan share 11,5 persen. Tayang head to head dengan sinetron Pangeran memang membuat Rajawali getar-getir sejak awal. Sempat mengimbangi Pangeran, namun setelah beberapa episode awal tayang, sinetron ini terhempas dari persaingan dengan sinetron SCTV.
Di slot lebih larut, sinetron Sakinah Bersamamu juga berakhir penayangannya. Episode pamungkasnya tayang pada Sabtu (3/10) malam dengan durasi penayangan 2 jam lamanya. Ending kisahnya menceritakan tentang Zaki (Dude Harlino) dan Riri (Alyssa Soebandono) yang berpura-pura mau cerai demi mendamaikan kedua orang tua masing-masing yang bersiteru. Akhirnya keluarga Zaki dan Riri berbaikan dan malah berniat naik haji bersama-sama.
Akhir kisah manis untuk sinetron yang diangkat dari buku Asma Nadia ini cukup bagus dengan meraih TVR 2,0 dan share 17,4 persen. Di slot jam tayangnya, sinetron ini menjadi program dengan rating tertinggi.
Tak hanya RCTI, ANTV juga menamatkan sinetron andalannya. Sinetron bertajuk Cinta di Langit Taj Mahal tamat pada Minggu (4/10) kemarin. Episode penghabisannya terbilang tidak begitu bagus dengan hanya meraih TVR 2,2 dan share 9,3 persen. Belakangan ini ratingnya memang menurun dan tak heran jika ANTV gerak cepat dengan menayangkan serial India terbaru bertajuk Surya Putra Karna yang sudah tayang mulai malam tadi.
Bagaimana rating report program program pengganti nya? Nantikan postingan nya
Senin, 05 Oktober 2015
"Suryaputra Karna", Kisah Saudara Lima Pandawa yang Terbuang
SERIAL India berhasil mengangkat pamor ANTV menjadi salah satu stasiun TV yang diperhitungkan saat ini. Kehadiran serial Mahabharata dengan tokoh utama lima pandawa begitu dielu-elukan di Indonesia. Bahkan ANTV memboyong pemain Lima Pandawa ke Indonesia, dan menempatkan kelima pemain utamanya ini ke dalam berbagai programnya.
Usai Mahabharata, sepertinya hanya Jodha Akbar yang sempat mencicipi kesuksesan yang sama. Sedangkan berbagai serial India lainnya hanya stabil di 10 besar data kepermirsaan daily tanpa pernah merengkuh posisi puncak sebagai sang juara.
Selain serial India, ANTV kini getol menayangkan serial asal Turki. Namun bukan berarti serial India terabaikan begitu saja. Berbagai serial India tengah mengantri tayang di ANTV, misalkan seperti Savitri, Beinteha hingga yang terbaru Suryaputra Karna. Judul terakhir yang disebutkan diproduksi oleh rumah produksi yang sama seperti Mahabharata, Swastik Pictures.
Sangat sedikit orang yang tahu bahwa tokoh Karna sendiri memiliki semua kualitas dari masing-masing Pandawa. Karna adalah seorang danveer (murah hati) seperti Yudhishtira, seorang pemanah tangguh seperti Arjuna, kuat seperti Bhima, seorang pendekar besar seperti Nakula dan penunggang kuda yang brilian seperti Sahdeva.
Cerita serial ini akan mengeksplorasi hubungan Karna dengan sang ibu kandung, Kunti (Priya Bathija) dan ibu angkatnya Radha (Mouli Ganguli). Karna dihanyutkan ke sungai oleh Kunti, ibu dari Lima Pandawa, karena sebuah alasan. Kisah kemudian berkembang ke arah permusuhan Karna dengan saudara-saudara kandungnya, Lima Pandawa, karena kesetiannya pada temannya, Duryodhana.
"Karna selalu menjadi salah satu karakter yang paling menarik dari Mahabharata dan kisahnya layak untuk divisualkan dengan cara yang megah. Serial ini akan membuat visual dan alur cerita yang terpisah (dari versi serial Mahabharata)," ujar Nachiket Pantvaidya selaku EVP senior dan programming Sony Entertaiment seperti dikutip dari Times of India.
Serial India terbaru ANTV ini berpotensi mencetak kesuksesan yang sama seperti halnya Mahabharata. Saksikan penayangannya mulai Senin 05 Oktober Pkl.20.00 WIB di ANTV!
Minggu, 04 Oktober 2015
Ini Jadwal Lengkap Penayangan Perdana "Surya Putra Karna" dan "Cinta Elif" di ANTV
ANTV segera bergegas menayangkan perdana dua serial asing terbarunya mulai Senin 05 Oktober 2015. Di slot jam 8 malam, ANTV akan menghadirkan sebuah serial India terbaru bertajuk Surya Putra Karna. Sebelumnya slot ini diisi oleh sinetron Cinta di Langit Taj Mahal yang dibintangi oleh Sheheer Sheikh dan Nabila Syakieb.
Surya Putra Karna merupakan cerita Mahabharata dengan sudut pandang berbeda. Bukan lima pandawa yang merupakan karakter sentralnya, melainkan saudara mereka bernama Karna yang saat kecil dibuang ibu mereka ke sungai.
Di slot lebih larut, ANTV menghadirkan sebuah serial Turki bertajuk Cinta Elif yang bergenre misteri pembunuhan orang-orang terdekat pemeran utamanya. Serial ini akan tayang pukul 22.30 WIB, dimana sebelumnya slot ini diisi oleh Shehrazat 1001 Malam. Shehrazat yang cukup perkasa di jam tayang ini maju tayang menjadi Pkl 21.30 WIB dan hanya tayang dengan durasi satu jam saja.
Mampukah dua serial terbaru ANTV ini berjaya di jam tayangnya masing-masing? Nantikan RATING REPORT nya hanya di blog kesayangan Anda!
Sabtu, 03 Oktober 2015
Masuk 10 Besar, Katakan Putus Raih Share di Atas 20 Persen
SUDAH dua hari ini peforma reality show Katakan Putus yang tayang di Trans TV mendapatkan share di atas 20 persen. Bukan perkara mudah untuk mendapatkan hasil memuaskan seperti ini ditengah ketatnya persaingan antar TV Nasional. Untuk Anda yang setia mengikuti program andalan Trans TV ini pasti teringat dengan acara sejenis seperti Termehek-Mehek yang sangat booming di era penayangannya dulu.
Peforma rating Trans TV memang tidak seprima dahulu pasca YKS bungkus. Mengingat hanya YKS saja andalan Trans TV kala itu, tak heran jika setelah YKS kehilangan pamornya, Trans TV terseok-seok dalam perolehan rating. Berbagai program diproduksi dan terus mencari formula yang tepat untuk mengembalikan kejayaan TV milik Chairil Tanjung tersebut.
Awalnya, Katakan Putus tayang setiap Senin di slot jam 6 sore. Namun karena tak memberikan hasil positif, slotnya dipindahkan ke slot jam 3 sore. Siapa sangka jika hal ini justru membuatnya naik daun. Saat ini, Katakan Putus pun tayang stripping di Trans TV.
Data kepermirsaan Rabu (30/9) dan Kamis (1/10) menempatkan Katakan Putus masuk ke dalam 10 besar program paling banyak ditonton dengan masing-masing meraih TVR 2,4 dan share 21,4 persen di hari Rabu dan mendapatkan TVR 2,6 dan share 21,3 persen.
Katakan Putus bahkan mengungguli sejumlah program primetime di Trans TV seperti Everybody Superstar (TVR 1,3 dan share 6 persen). Jika begini, siap-siap stasiun TV kita akan diserbu oleh tayangan sejenis Katakan Putus lainnya.
Rating Acara TV Kamis 1 Oktober 2015
1. Pangeran SCTV, tvr 4,7 share 21,9%
2. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,9 share 16,8%
3. Tukang Ojek Pengkolan RCTI
4. 7 Manusia Harimau RCTI
5. Madun SCTV
6. Sehrazat ANTV, tvr 2,9 share 16,3%
7. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,9 share 12,9%
8. On The Spot TRANS7, tvr 2,8 share 13%9. Rajawali RCTI, tvr 2,8 share 13,6%
10. Katakan Putus TRANSTV, tvr 2,6 share 21,3%
11. Cinta Di Langit Taj Mahal ANTV, tvr 2,5 share 11,4%
12. Ashoka ANTV, tvr 2,4 share 11,6%
13. High School Love Story SCTV, tvr 2,3 share 14,9%
* Bintang Pantura 2 INDOSIAR, tvr 1,9 share 10,3%
* Inbox SCTV, tvr 1,7 share 18,9%
* Dahsyat RCTI, tvr 1,5 share 16,6%
* Pesbukers ANTV, tvr 1,0 share 8%
* The New Eat Bulaga Indonesia ANTV, tvr 0,6 share 6%
Jumat, 02 Oktober 2015
Adegan Ciuman Bibir Tidak Dipangkas, Cinta di Musim Cerry Ditegur KPI!
SERIAL Turki Cinta di Musim Cerry mendapatkan teguran tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat. Pasalnya serial yang sedang memasuki musim keduanya di Turki ini menayangkan adegan ciuman bibir antara pemain wanita dan prianya.
Tidak seperti di Indonesia yang ketar dengan aturan sentuhan fisik antar pemain sinetron, serial Turki terbilang cukup bebas untuk memvisualkan sentuhan fisik antar para pemainnya. Adegan ciuman bibir hingga adegan ranjang adalah hal yang lumrah ada di berbagai serial Turki. Namun ketika ditayangkan di Indonesia, biasanya adegan ini pasti akan dipangkas habis.
Bisa jadi Trans TV terkecoh dan tidak teliti, salah satu adegan ciuman bibir antar pemain tak dipangkas dalam salah satu episode. Kontan saja, para netizen di internet langsung bereaksi. Tak heran jika KPI pusat pun menjatuhkan sanksi untuk serial yang soundtrack lagunya cukup booming di Indonesia ini.
Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis telah menemukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 pada Program Siaran Jurnalistik “Cinta di Musim Cherry” yang ditayangkan oleh stasiun TRANS TV pada tanggal 11 September 2015 pukul 12.42 WIB.
Program tersebut menampilkan adegan ciuman bibir antara seorang pria dan wanita. Tayangan dengan muatan demikian dilarang ditampilkan pada setiap program siaran. Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas norma kesopanan dan kesusilaan, perlindungan anak-anak dan remaja, ketentuan pelarangan menampilkan adegan ciuman bibir, serta penggolongan program siaran.
KPI Pusat memutuskan bahwa program tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9, Pasal 14, dan Pasal 21 Ayat (1) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 Ayat (2), Pasal 15 Ayat (1), Pasal 18 huruf g, dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a. Berdasarkan hal tersebut, KPI Pusat memutuskan menjatuhkan sanksi administratif Teguran Tertulis.
Kami meminta saudari segera melakukan evaluasi internal serta tidak mengulangi kesalahan yang sama. Saudari wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran.
Wah, hati-hati kecolongan lagi deh!
Rating Acara TV Rabu 30 September 2015
1. Pangeran SCTV, tvr 4,7 share 21,3%
2. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 4,2 share 18,7%
3. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,5 share 21,3%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, share 18,7%
5. Rajawali RCTI, share 14,7%
6. Madun SCTV, tvr 3,0 share 14%
7. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, tvr 2,7 share 14,4%
8. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,7 share 13,6%
9. On The Spot TRANS7, tvr 2,5 share 12,1%
10. Katakan Putus TRANSTV, tvr 2,4 share 21,4%





