Kamis, 17 September 2015

My Heart Will Go On



Profil Lagu

-Song : My Heart Will Go On
-Single : Cèline Dion
-Album : Let's Talk About Love
-Dirilis : 8 Desember 1997
-Format :* Single CD
                 * Single 12"
                 * Single Mini CD
                 * Single Kaset
-Genre : Pop
-Durasi : * 4:40 (Album Version)
                * 5:11 (Soundtrack Version)
-Label : Columbia, Epic
-Pencipta : James Horner & Will Jennings
Produser : Simon Franglen
                    James Horner
                   Walter Afanasieff
Sterifikasi :* Diamond (Perancis)
                     * 4x Platinum (Jerman)
                     * 3x Paltinum (Belgia)
                     * 2x Platinum (Australia, Jepang,
                       Belanda, Norwegia, Swedia, Swiss)
                     * Paltinum (Yunani)
                     * Gold (Austria, AS)


Kronologi Single

- "The Reason" (1997)
- "My Heart Will Go On" (1997)
- "Immortality" (1998)


"My Heart Will Go On" adalah lagu tema film Titanic tahun 1997. Musik lagu ini digubah oleh James Horner, liriknya dikarang oleh Will Jennings, dan diproduksi oleh Simon Franglen, James Horner, dan Walter Afanasieff. Lagu ini sendiri dinyanyikan oleh Céline Dion. Setelah dirilis pada tahun 1997 melalui album lagu film Titanic dan album Dion Let's Talk About Love, lagu ini langsung menempati puncak tangga lagu di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Irlandia, Britania Raya, dan Australia. "My Heart Will Go On" dirilis di Australia dan Jerman pada tanggal 8 Desember 1997 dan seluruh dunia pada bulan Januari dan Februari 1998. Lagu ini kemudian menjadi hit tersukses yang dinyanyikan Dion, salah satu single terlaris sepanjang masa, dan single terlaris di dunia pada tahun 1998.

Sejarah

Sejarah

James Horner awalnya menggubah lagu ini sebagai motif instrumental untuk sejumlah adegan film Titanic. Ia kemudian berkeinginan membuat lagu vokal dari musik tersebut untuk mengiringi kredit di akhir film. Sutradara James Cameron tidak mau lagu seperti itu, namun Will Jennings tetap melanjutkan proyek Horner dan mengarang liriknya. Setelah Dion mendengar lagu tersebut, ia tidak mau menyanyikannya. Horner menunjukkan sketsa piano kepada Simon Franglen yang saat itu sedang mengerjakan tekstur elektronik dan penyintesis untuk musik film ini. Franglen sudah bekerja dengan Celine Dion selama beberapa tahun dalam pembuatan berbagai lagu hitsnya. Ia memprogram dan menyusun demo besar yang akan ditunjukkan kepada Dion. Manajer dan suaminya, René Angélil, meyakninkan Dion agar menyanyikan versi demo ini. Horner akan memperdengarkan lagu ini kepada Cameron ketika suasana hatinya sedang baik. Setelah diputar beberapa kali, Cameron setuju tetapi khawatir akan dikritik karena "mengomersialkan lagu pada akhir film." Cameron juga ingin memuaskan para eksekutif studio yang gelisah dan "memandang bahwa lagu hit dari film ini bisa jadi satu-satunya faktor positif yang menjamin penyelesaiannya."

Versi asli Horner/Franglen disertakan pada soundtrack Titanic dan dalam versi tersebut Dion menyanyi lebih lama. Franglen mencampur versi akhir film dan versi soundtrack-nya, memperluas demonya dan menambahkan orkestra di chorus terakhir. Singel ini juga diputar pada kredit penutup film. Saat singel ini hendak dirilis di radio, musiknya diubah lagi oleh Walter Afanasieff yang menambahkan gitar senar dan elektrik dan menyusun ulang beberapa bagian lagu. Versi ini disertakan dalam singel maxi 4-lagu dan album Dion, Let's Talk About Love. Di buku album Let's Talk about Love, lirik lagunya memiliki baris tambahan di antara chorus kedua dan bait terakhir. Kalimat "There is some love that will not go away" tidak dinyanyikan oleh Dion dalam versi apapun, tetapi masih ada di situs resmi Celine Dion.

Video musiknya disutradarai Bille Woodruff dan dirilis pada akhir 1997. Video ini disertakan dalam DVD All the Way… A Decade of Song & Video. Selain Let's Talk About Love dan Titanic, "My Heart Will Go On" juga muncul di beberapa album lain, seperti Au cœur du stade, All the Way… A Decade of Song, A New Day... Live in Las Vegas, Complete Best, My Love: Essential Collection, dan Taking Chances World Tour: The Concert. Lagu ini juga disertakan dalam DVD Au cœur du stade, All the Way… A Decade of Song & Video, dan Live in Las Vegas - A New Day....

Pada puncak popularitas lagu ini, beberapa stasiun radio di Amerika Serikat dan Britania Raya memutar versi suntingannya yang menyertakan sisipan dialog dramatis antara Jack dan Rose dari film Titanic. Lagu ini kemudian dimasukkan dalam album soundtrack kedua Back to Titanic. Di Perancis, "My Heart Will Go On" dirilis dalam bentuk single sisi A ganda bersama lagu "The Reason."

Sejumlah korban selamat dari bencana Costa Concordia mengaku bahwa lagu tema film Titanic ini diputar di salah satu restoran ketika Costa Concordia menabrak karang, sehingga kapal tersebut separuh tenggelam pada malam 13 Januari 2012.


Pengaruh

Setelah lagu ini menuai sukses besar di seluruh dunia, banyak studio film dan label rekaman mencoba meniru prosesnya. Walaupun berbagai singel soundtrack sudah terkenal sebelum "My Heart Will Go On," lagu-lagu serupa mengikutinya, seperti "I Don't Want to Miss a Thing" oleh Aerosmith dari film Armageddon dan "There You'll Be" oleh Faith Hill dari film Pearl Harbor. Lagu-lagu tersebut mengikuti jejak tema "Titanic", yaitu balada cinta untuk sebuah tragedi. Meski berhasil menjadi hits, kedua lagu tersebut tidak sesukses "My Heart Will Go On".


Lirik Lagu My Heart Will Go On

Every night in my dreams
I see you, I feel you,
That is how I know you go on

Far across the distance
And spaces between us
You have come to show you go on

Near, far, wherever you are
I believe that the heart does go on
Once more you open the door
And you're here in my heart
And my heart will go on and on

Love can touch us one time
And last for a lifetime
And never let go 'till we're gone

Love was when I loved you
One true time I hold to
In my life we'll always go on

Near, far, wherever you are
I believe that the heart does go on
Once more you open the door
And you're here in my heart
And my heart will go on and on

You're here, there's nothing I fear,
And i know that my heart will go on
We'll stay forever this way
You are safe in my heart
And my heart will go on and on

All By Myself Erick Carmen & Céline Dion

Siapa yang tak kenal dengan Céline Dion ?. Saat mendengar namanya mungkin sebagian dari anda akan langsung terlintas di pikiran anda adalah nada tinggi. Anda tidak salah. Lagu My Heart Will Go On menjadi lagu identitas bagi Céline. Pastinya setiap orang  yang mendengarkan lagu tersebut hanya berpikiran bahwa hanya Céline yang dapat melakukannya.

Diluar lagu tersebut, sebenarnya Céline Dion memiliki sebuah lagu yang beliau sendiri mengakui bahwa lagu tersebut benar-benar susah untuk dinyanyikan. Lagu apakah itu? Ya, judul lagu tersebut adalah All By Myself yang dikarang oleh The Hit Man, David Foster. Lagu tersebut benar-benar luar biasa harus menjangkau not tinggi dan mensustain untuk beberapa detik. Menurut kabar, Céline Dion pernah marah kepada David Foster karena harus mensustain nada tinggi dengan waktu yang lama.

Berikut Profil Lagu All By Myself dari Eric Carmen & Céline Dion

1. Eric Carmen

Profil
-Single  : Eric Carmen
-Album : Eric Carmen
-Dirilis : Desember 1975

Format Single
-Genre : Pop Rock
-Durasi : 4:54
-Label : Arista
-Pencipta : Eric Carmen, Sergei Rachmaninoff

"All by Myself" adalah judul lagu balada yang ditulis dan dinyanyikan oleh Eric Carmen pada tahun 1975. Lagu ini ia ciptakan berdasarkan bait kedua permainan (Adagio Sostenuto) Piano Concerto No. 2 dalam C minor Opus 18 Sergei Rachmaninoff. Chorus ditulis dengan lagu "Let's Pretend" yang telah ia rekam sebelumnya bersama Raspberries.

Lagu ini dirilis sebagai singel perdana Eric Carmen pada bulan Desember 1975, setelah ia meninggalkan grup musik Raspberries. All By Myself mencapai urutan ke-2 pada tangga lagu Billboard Hot 100, nomor 1 Top 100 Singles Cash Box dan nomor 3 di tangga lagu Kanada. Di Amerika Serikat, singel ini terjual lebih dari 1 juta kopi dan mendapat sertifikasi gold oleh RIAA in April 1976. "All By Myself" juga merupakan singel pertama dari 8 singel Carmen lain yang menjadi hit 40 besar tangga lagu Amerika Serikat. Di Britania Raya, lagu ini hanya menduduki nomor 12. Pada tahun 2006, dalam polling TV Five yang berjudul Britain's Favourite Break-up Songs ("Lagu Putus Cinta Favorit Britania"), lagu ini mendapat peringkat ke-17.

Versi Carmen telah didaur ulang banyak penyanyi, antara lain Céline Dion, Frank Sinatra, dan Igudesman & Joo.

2. Céline Dion

Profil
-Single : Céline Dion
-Album : Falling into You
-Dirilis : 7 Oktober 1996

Format
-Direkam : The Record Plant, Compass Point, Capitol Studios
-Genre : Soft Rock, Pop
-Durasi :
1) 5:12 (album version)
2) 4:26 (single version)
3) 3:57 (radio edit 1)
4) 3:52 (radio edit 2)
-Label : Columbia, Epic
-Pencipta : Eric Carmen, Sergei Rachmaninoff
-Produser : David Foster, John Fields
-Sertifikasi Gold (U.S.)
- Silver (France, UK)



Lirik Lagu All By Myself

When I was young
I never needed anyone
And making love was just for fun
Those days are gone
Livin' alone
I think of all the friends I've known
When I dial the telephone
Nobody's home

All by myself
Don't wanna be
All by myself
Anymore

Hard to be sure
Sometimes I feel so insecure
And loves so distant and obscure
Remains the cure

All by myself
Don't wanna be
All by myself
Anymore
All by myself
Don't wanna live
All by myself
Anymore

When I was young
I never needed anyone
Making love was just for fun
Those days are gone

All by myself
Don't wanna be
All by myself
Anymore
All by myself
Don't wanna live
Oh
Don't wanna live
By myself, by myself
Anymore
By myself
Anymore
Oh
All by myself
Don't wanna live
I never, never, never
Needed anyone