Selasa, 06 Oktober 2015

Rating Acara TV Senin 5 Oktober 2015


1. Pangeran SCTV, tvr 5,4 share 23%
2. Surya Putra Karna ANTV, tvr 3,9 share 15,9%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,7 share 15,7%
4. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,5 share 15,3%
5. Madun SCTV, tvr 3,5 share 16%
6. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,3 share 17,2%
7. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,2 share 14,3%
8. Ashoka ANTV, tvr 3,2 share 13,6%
9. Shehrazat ANTV, tvr 3,2 share 15,7%
10. Stand Up Comedy Academy INDOSIAR, tvr 2,7 share 14,2%
11. Perempuan Di Pinggir Jalan RCTI, tvr 2,5 share 14,8%
12. Samson & Dahlia SCTV, tvr 2,3 share 14,2%
13. Maha Putra ANTV, tvr 2,3 share 10,6%
14. Cinta Elif ANTV, tvr 2,3 share 15%
15. D'T3rong 2 INDOSIAR, tvr 2,2 share 10,6%
16. Ftv Pagi SCTV: Buanglah Cinta Di Hatiku, tvr 2,2 share 21,9%
17. Elif SCTV, tvr 2,2 share 16,7%
18. Adit & Sopo Jarwo MNCTV, tvr 2,2 share 10,8%
19. Liputan 6 Siang SCTV, tvr 2,1 share 17%
20. High School Love Story SCTV, tvr 2,1 share 12,4%
21. Preman Pensiun RCTI, tvr 2,0 share 14,6%
22. Mozaik Islam TRANSTV, tvr 1,9 share 11,9%
23. On The Spot TRANS7, tvr 1,9 share 8,2%
24. Go Bmx MNCTV, tvr 1,9 share 7,9%
25. Katakan Putus TRANSTV, tvr 1,8 share 16,9%
26. Sheriff Call's MNCTV, tvr 1,8 share 23,1%
27. Dunia Binatang TRANS7, tvr 1,7 share 12,7%
28. Laptop Si Unyil TRANS7, tvr 1,7 share 12,5%
29. Si Bolang TRANS7, tvr 1,7 share 12,2%
30. Sindo RCTI, tvr 1,6 share 13,5%

Lima Program Baru Tayang Perdana, Bagaimana Peforma Rating Perdananya?

LIMA program terbaru tayang perdana di TV Nasional kita pada Senin 5 Oktober 2015 kemarin. Tiga program merupakan serial asing, sedangkan dua sisanya asli produk Indonesia. 2 tayang di ANTV, 1 tayang di SCTV, 1 tayang di Indosiar dan 1 lagi tayang di RCTI.

Tayang di slot sore, SCTV mencoba peruntungannya dengan menayangkan sebuah serial India terbaru dengan fokus cerita pada sosok gadis kecil teraniaya. Udaan tayang di slot pukul 14.30 sore dan harus bersaing selama 1 jam dengan reality show Trans TV, Katakan Putus, yang sedang naik daun. Episode perdana Udaan meraih hasil yang cukup positif dengan meraih TVR 1,7 dan share 16,1 persen. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan Katakan Putus yang kalah tipis dengan TVR 1,6 dan share 15,2 persen.

Berlanjut ke jam primetime, Indosiar menayangkan perdana ajang pencarian bakat terbarunya. Kali ini bukan merupakan ajang nyanyi dangdut lagi, melainkan Stand Up Comedy Academy. Program yang sudah kadung lekat dengan imej tayang di Kompas TV ini ternyata meraih respon yang cukup bagus. Program yang dipandu Andhika Pratama dan Gilang Dirga ini meraih TVR 2,5 dan share 14,2 persen.

ANTV yang kembali menyajikan serial India terbaru di slot primetimenya juga cukup berhasil mencuri perhatian melalui serial bertajuk Surya Putra Karna yang tayang di slot jam 8 malam. Serial yang menceritakan tentang saudara Lima Pandawa yang terbuang ini menempati peringkat 8 dengan TVR 2,9 dan share 12,8 persen. Sedangkan serial Turki Cinta Elif yang tayang di slot pukul 22.30 meraih TVR 1,9 dan share 13,7 persen.

Sementara itu, RCTI juga menayangkan perdana sinetron terbaru yang dibintangi Nikita Willy dan Rezky Aditya. Sinetron berjudul Perempuan di Pinggir Jalan (PdPJ) The Series ini tayang di slot cukup larut, 21.45 WIB. Di jam tayangnya, sinetron ini cukup bagus dengan meraih TVR 2,4 dan share 15,7 persen. Di jam tayang yang sama, PdPJ unggul atas Samson & Dahlia yang tayang di SCTV.

Rating Acara TV Minggu, Sabtu, Jumat

Minggu 4 Oktober 2015 :

1. Pangeran SCTV, tvr 4,4 share 19,9%
2. Piala Presiden: Mitra Kukar vs Persib INDOSIAR, tvr 4,3 share 21,7%
3. Madun SCTV, tvr 3,8 share 16,8%
4. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,6 share 15,7%
5. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,3 share 17%
6. BPL: Manchester United vs Arsenal SCTV, tvr 3,2 share 20,5%
7. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,8 share 13,6%
8. Cansu & Hazal ANTV, tvr 2,5 share 11,7%
9. Ftv Pagi SCTV: I Love You Pembantu Cantikku, tvr 2,3 share 16,7%
10. Upin & Ipin MNCTV, tvr 2,3 share 17,1%

Sabtu 3 Oktober 2015 :

1. Pangeran SCTV, tvr 4,0 share 16,4%
2. Piala Presiden: Arema vs Sriwijaya INDOSIAR, tvr 3,9 share 20,7%
3. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 3,3 share 14,8%
4. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,3 share 15,8%
5. Madun SCTV, tvr 3,0 share 14%
6. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 2,8 share 13,5%
7. Shehrazat ANTV, tvr 2,8 share 16,9%
8. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 2,6 share 14,6%

Jumat 2 Oktober 2015 :

1. Pangeran SCTV, tvr 5,0 share 22,2%
2. Tukang Bubur Naik Haji RCTI, tvr 4,0 share 16,8%
3. Madun SCTV, tvr 3,7 share 16,1%
4. 7 Manusia Harimau RCTI, tvr 3,6 share 18%
5. Tukang Ojek Pengkolan RCTI, tvr 3,5 share 20,2%
6. Cansu & Hazal ANTV, tvr 3,2 share 14,2%
7. Rajawali RCTI, tvr 3,0 share 14,3%
8. Ashoka ANTV, tvr 2,9 share 12,4%
9. Ftv Pagi SCTV: Cintaku Gak Pake Plus Plus, tvr 2,6 share 22,4%
10. On The Spot TRANS7, tvr 2,6 share 12,3%

Terdesak Situasi, Nikita Willy Terpaksa Jadi PSK


KARIR Nikita Willy dimulai sejak kecil dengan membintangi sejumlah sinetron. Karirnya sebagai artis remaja melejit setelah memerankan karakter Nikita dalam sinetron berjudul sama. Dalam sinetron tersebut, Nikita langsung bersanding dengan raja sinetron stripping kala itu, Dude Harlino. Karirnya semakin cemerlang setelah membintngi sinetron populer bertajuk Putri Yang Ditukar.


Sinetron ini bahkan sempat membawa Nikita meraih penghargaan sebagai aktris terfavorit di ajang Panasonic Gobel Awards. Namun pasca era Putri Yang Ditukar berakhir, rasanya belum ada sinetron Nikita yang sebooming sinetron yang juga memasang Rezky Aditya tersebut.
Sempat vakum hampir setahun, akhirnya Nikita Willy kembali membintangi sinetron terbarunya bertajuk Perempuan di Pinggir Jalan (PdPJ). Sinetron ini diangkat dari TVM (Televisi Movie) berjudul sama. Sinetron ini kembali memasangkan Nikita bersama dengan Rezky Aditya.

Berikut ini adalah sinopsis sinetron Perempuan di Pinggir Jalan:

Nita (Nikita Willy) adalah seorang pelacur kelas atas yang sangat cantik. Sikapnya selalu genit, percaya diri, dan berani. Tak banyak yang bisa mengerti. Nita sebenarnya hanyalah seorang gadis yang terluka dan berusaha menutupi kerapuhannya dengan pura-pura kuat karena dipaksa oleh keadaan.

Awalnya, Nita adalah seorang gadis yang lugu dengan mimpi-mimpi yang indah. Nita lulus sebagai lulusan terbaik di SMA-nya. Pacaran dengan teman SMA-nya, cowok kaya raya dan tampan bernama Andrio (Rifky Balweel) yang sangat cinta padanya. Andrio kemudian malah melamar Nita, karena ia sudah yakin kalau Nita adalah pilihan hidupnya. Nita senang sekali dan menerima lamaran itu, walaupun nantinya mereka baru akan menikah setelah Nita lulus kuliah.

Nita tidak pernah tahu kalau Andrio memiliki saudara kembar, Enrico (Rifky Balweel), yang sifatnya bertolak belakang dengan Andrio. Enrico selalu iri dengan Andrio yang selalu disayang oleh ayah mereka, Marwan (Krisna Murti). Enrico pun menjalankan rencana jahat untuk menghancurkan Andrio.

Enrico mulai mengubah penampilannya semirip mungkin dengan Andrio, lalu mengajak Nita bertemu. Nita sangat senang, karena menyangka Andrio akan memberikan kejutan lagi padanya. Ternyata, Enrico malah membius Nita, memperkosanya, dan menjualnya ke mucikari kelas atas yang biasa dipanggil “MAMI”.

Sejak hari itu, hancurlah sudah semua mimpi indah yang Nita miliki. Dia terjebak dalam keadaan. Bukan hanya ditinggalkan oleh cowok yang dia pikir sangat mencintainya. Selama ini Nita tidak pernah tahu kalau yang melakukan itu bukanlah Andrio. Nita juga harus menanggung pengobatan ibunya yang luar biasa mahal, dan berhadapan dengan sikap ibunya yang mogok bicara karena menyimpan marah dengan pilihan profesi Nita.

Nita pun dibuang oleh lingkungan dan teman-temannya yang tak menerimanya lagi karena menganggap dia perempuan kotor. Nita pun kemudian sampai pada tahap bahwa ia harus menyerah dan  berdamai dengan keadaan bahwa dirinya adalah perempuan murahan yang harganya bisa dinilai dengan menit dan uang. Nita mulai membuang jauh mimpinya untuk kuliah & membanggakan ibunya. Sampai suatu saat ia bertemu dengan Iman (Rezky Aditya).

Iman adalah pria yang telah menolong Nita dari cengkraman pria yang tidak bertanggung jawab. Tetapi kemudian entah kenapa tiba-tiba Iman pingsan setelah Nita menolongnya. Nita pun langsung membawa Iman ke rumah sakit. Iman kemudian melihat ada sesuatu yang berbeda dari diri Nita. Iman sangat terpesona dengan kecantikan dan ketulusan hati Nita, walaupun ia tahu profesi Nita sebagai wanita malam.

Iman yang ternyata adalah pengusaha kaya, berusaha menawarkan diri menolong Nita untuk mengeluarkan Nita dari kehidupannya sekarang. Iman bahkan berusaha menebus Nita dari Mami. Tentu saja Mami menolak. Uang 100 juta yang Iman berikan hanya cukup untuk mem-booking Nita selama sebulan. Iman pun setuju.

Selama 1 bulan, Iman tiap hari mengunjungi Nita dan mengajarkannya berbagai macam hal. Nita pun memiliki panggilan sayang untuk Iman, “mas Gursay” (guruku sayang). Nita heran dengan sikap Iman, karena Iman tidak pernah menyentuhnya, berbeda dengan pria-pria yang selama ini membayarnya. Iman bahkan bersedia menyediakan biaya untuk Nita melanjutkan kuliah. Nita yang awalnya menolak akhirnya setuju untuk kuliah lagi, karena dengan begitu ibunya mau bicara lagi padanya.

Lambat laun, Nita mulai mempercayai bahwa mimpi indahnya untuk kembali ke jalan yang benar bisa ia raih kembali. Ia pun mulai jatuh hati pada Iman. Tanpa Nita tahu, Iman sebenarnya menderita penyakit parah, dan ia tahu hidupnya tidak lama. Oleh karena itu ia berniat untuk melakukan suatu hal yang berarti di sisa-sisa hidupnya. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya?

Saksikan mulai malam tadi Pkl.21.45 WIB di RCTI. Dan bagimana performa rating di episode perdana nya? Nantikan!!


Dua Sinetron RCTI dan Satu Sinetron ANTV Tamat, Bagaimana Episode Penghabisannya?

TIGA sinetron tamat bersamaan di awal pekan pertama di bulan Oktober 2015. Dua sinetron yang tamat tayang di RCTI, sedangkan satunya tayang di ANTV. Lantas bagaimana peforma tiga sinetron tersebut pada episode penghabisannya? Baca ulasan perdananya hanya di sini.


Belum lama tayang, sinetron Rajawali yang dibintangi Giorgino Abraham dan Irish Bella menemui 'ajalnya' pada Minggu (4/10) kemarin. Kisah akhir sinetron ini tuntas dengan tewasnya para siluman antagonis. Namun Sakti (Giorgino Abraham) dan Satria (Baim Wong) melanjutkan misi mereka untuk menuntas kejahatan.

Episode terakhir Rajawali tayang lebih awal di slot jam 5 sore dengan perolehan rating yang terbilang rendah untuk ukuran RCTI. Episode penghabisannya hanya meraih TVR 1,6 dan share 11,5 persen. Tayang head to head dengan sinetron Pangeran memang membuat Rajawali getar-getir sejak awal. Sempat mengimbangi Pangeran, namun setelah beberapa episode awal tayang, sinetron ini terhempas dari persaingan dengan sinetron SCTV.

Di slot lebih larut, sinetron Sakinah Bersamamu juga berakhir penayangannya. Episode pamungkasnya tayang pada Sabtu (3/10) malam dengan durasi penayangan 2 jam lamanya. Ending kisahnya menceritakan tentang Zaki (Dude Harlino) dan Riri (Alyssa Soebandono) yang berpura-pura mau cerai demi mendamaikan kedua orang tua masing-masing yang bersiteru. Akhirnya keluarga Zaki dan Riri berbaikan dan malah berniat naik haji bersama-sama.

Akhir kisah manis untuk sinetron yang diangkat dari buku Asma Nadia ini cukup bagus dengan meraih TVR 2,0 dan share 17,4 persen. Di slot jam tayangnya, sinetron ini menjadi program dengan rating tertinggi.

Tak hanya RCTI, ANTV juga menamatkan sinetron andalannya. Sinetron bertajuk Cinta di Langit Taj Mahal tamat pada Minggu (4/10) kemarin. Episode penghabisannya terbilang tidak begitu bagus dengan hanya meraih TVR 2,2 dan share 9,3 persen. Belakangan ini ratingnya memang menurun dan tak heran jika ANTV gerak cepat dengan menayangkan serial India terbaru bertajuk Surya Putra Karna yang sudah tayang mulai malam tadi.
Bagaimana rating report program program pengganti nya? Nantikan postingan nya