Medali Star of the Order of King Abdulaziz Al-Saud Medal yang diberikan secara khusus oleh Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud kepada Presiden Joko Widodo di Istana Al-Salam Diwan Malaki menunjukkan apresiasi yang luar biasa dari Kerajaan Arab Saudi kepada Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia.
Medali tersebut merupakan Order of Merit tertinggi bagi pemimpin negara sahabat. Sebelumnya medali yang sama pernah diberikan pada Presiden Obama, Perdana Menteri Cameron dan Shinzo Abe.
“Medali itu artinya sebuah penghormatan dan sekaligus persahabatan bagi seorang kepala negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjelaskan kepada pers di Istana Raja Faisal Jeddah, Sabtu (12/09/2015).
Apresiasi tinggi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga ditunjukkan dengan disambutnya Presiden di pintu pesawat oleh Raja Arab Saudi dan adanya jamuan makan siang kenegaraan. “Sambutan yang diberikan, yang mungkin sangat jarang diberikan Kerajaan Arab Saudi kepada negara-negara lain,” ujar Pramono.
Dalam pertemuan bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, Presiden mengundang investor dari Saudi untuk berinvestasi di Indonesia, karena saat ini Indonesia sedang membangun infrastruktur.
“Investor Arab Saudi diundang untuk membangun kilang minyak, jalan, pelabuhan, dan berbagai objek bisnis lainnya. Selain itu juga diundang untuk masuk di bidang investasi keuangan,” lanjutnya.
Presiden juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terkait dengan pengelolaan ibadah haji selama ini, meski menurutnya masih diperlukan beberapa langkah untuk mengatasi atas berbagai kekurangan yang ada.
Selain itu, kata Seskab, Presiden mengajukan permohanan pengampunan kepada empat orang TKI yang divonis hukuman mati. “Dan raja akan membicarakan secara khusus persoalan tersebut.” tutupnya.
Minggu, 13 September 2015
Berkunjung Ke Arab Saudi, Presiden Jokowi Dapat Medali Kehormatan
AMI Awards 2015 Usung Tema " STOP PEMBAJAKAN"
Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards yang ke-18 siap digelar di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa, 22 September 2015.
Kali ini, tagline yang diusung merupakan tentang "Stop Pembajakan". Tagline itu dipilih karena mengingat pembajakan yang terus merajarela pada industri musik Tanah Air meski kerap banyak aksi penolakan pembajakan.
"Tagline Stop Pembajakan sepele tapi mendalam karena pembajakan selalu mengejar kita. Tema sangat mendalam, pembajakan harus dilawan," ungkap Seno M. Hardjo selaku Board of Director AMI Awards saat jumpa pers di MNC Tower, Jumat (11/9/2015).
AMI Awards tahun ini dinilai meningkat, dimana produksi album mencapai 225 judul. Sedangkan single menembus angka 566 judul. Untuk gabungan karya album dan single, genre pop tetap mendominasi, yaitu sebanyak 506 judul, disusul genre dangdut dengan 175 lagu.
"Yang mengagetkan adalah tumbuh kembang musik anak, tahun ini tembus hingga 70 karya, jazz dan R&B 35 lagu dan keroncong 18 lagu," tambah Seno M. Hardjo.
Sementara itu, sebagai salah satu ajang penghargaan musik yang mampu bertahan hingga saat ini, AMI Awards selalu ingin memberikan yang terbaik bagi penikmat maupun pelaku musik itu sendiri.
"Seperti tahun ke tahun, harapan kami AMI Awards menjadi ajang apresiasi terhadap ajang musik Indonesia. Semua yang terlibat juga bisa ikut menikmati dan menjadi bagian dari acara ini Kami sudah menyiapkan banyak kejutan untuk AMI Awards kali ini," jelas Dini Putri selaku Production & Programming Director RCTI.
AMI Awards kali ini, pihak penyelenggara membagi beberapa kategori. Dimana setiap kategori dibedakan dari jenis musik dan kategori produksi.
Pada kategori jenis musik, dibagi menjadi 7 bidang yaitu, bidang pop, rock, jazz, soul/rhythm and blues, kroncong/kroncong kontemporer, dangdut, lagu anak-anak. Serta pada kategori produksi dibedakan menjadi bidang karya produksi dan bidang penunjang produksi.
Sumber : OkeZone.com
Kali ini, tagline yang diusung merupakan tentang "Stop Pembajakan". Tagline itu dipilih karena mengingat pembajakan yang terus merajarela pada industri musik Tanah Air meski kerap banyak aksi penolakan pembajakan.
"Tagline Stop Pembajakan sepele tapi mendalam karena pembajakan selalu mengejar kita. Tema sangat mendalam, pembajakan harus dilawan," ungkap Seno M. Hardjo selaku Board of Director AMI Awards saat jumpa pers di MNC Tower, Jumat (11/9/2015).
AMI Awards tahun ini dinilai meningkat, dimana produksi album mencapai 225 judul. Sedangkan single menembus angka 566 judul. Untuk gabungan karya album dan single, genre pop tetap mendominasi, yaitu sebanyak 506 judul, disusul genre dangdut dengan 175 lagu.
"Yang mengagetkan adalah tumbuh kembang musik anak, tahun ini tembus hingga 70 karya, jazz dan R&B 35 lagu dan keroncong 18 lagu," tambah Seno M. Hardjo.
Sementara itu, sebagai salah satu ajang penghargaan musik yang mampu bertahan hingga saat ini, AMI Awards selalu ingin memberikan yang terbaik bagi penikmat maupun pelaku musik itu sendiri.
"Seperti tahun ke tahun, harapan kami AMI Awards menjadi ajang apresiasi terhadap ajang musik Indonesia. Semua yang terlibat juga bisa ikut menikmati dan menjadi bagian dari acara ini Kami sudah menyiapkan banyak kejutan untuk AMI Awards kali ini," jelas Dini Putri selaku Production & Programming Director RCTI.
AMI Awards kali ini, pihak penyelenggara membagi beberapa kategori. Dimana setiap kategori dibedakan dari jenis musik dan kategori produksi.
Pada kategori jenis musik, dibagi menjadi 7 bidang yaitu, bidang pop, rock, jazz, soul/rhythm and blues, kroncong/kroncong kontemporer, dangdut, lagu anak-anak. Serta pada kategori produksi dibedakan menjadi bidang karya produksi dan bidang penunjang produksi.
Sumber : OkeZone.com
Daftar Pemenang FFB 2015
Pagelaran Festival Film Bandung (FFB) 2015 baru saja selesai digelar di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2015) malam.
Sederet sineas dan aktor-aktris ternama saling berebut piala di ajang tahunan yang sudah berjalan selama hampir tiga dekade itu.
Penasaran siapa saja yang berjaya? Simak daftar lengkapnya berikut ini:
Pemeran Pria FTV Terpuji FFB 2015
Agus Kuncoro (Ibu, Ibu dan Ibu)
FTV Terpuji FFB 2015
Ibu Een Guru Qolbu
Sinetron Serial Terpuji FFB 2015
Preman Pensiun
Penata Musik Terpuji FFB 2015
Andhika Triadi (Air dan Api)
Erwin Gutawa (Pendekar Tongkat Emas)
Penata Kamera Film Terpuji FFB 2015
Ipung Rachmat Syaiful (Guru Bangsa Tjokroaminoto)
Pemeran Utama Wanita Terpuji FFB 2015
Laudya Cynthia Bella (Surga Yang Tak Dirindukan)
Pemeran Utama Pria Terpuji FFB 2015
Deddy Sutomo (Mencari Hilal)
Vino G. Bastian (Toba Dreams)
Penulis Skenario Film Terpuji FFB 2015
Jenny Jusuf (Filosofi Kopi)
Sutradara Film Bioskop Terpuji FFB 2015
Benni Setiawan (Toba Dreams)
Film Terpuji FFB 2015
Guru Bangsa Tjokroaminoto
Selain menyuguhkan penghargaan untuk para sineas dan aktor-aktris yang telah melahirkan karya-karya hebat di tahun ini, Festival Film Bandung 2015 juga memberikan Lifetime Achievement Award kepada dua nama besar di industri perfilman Tanah Air yaitu Widyawati dan almarhum Didi Petet
Sederet sineas dan aktor-aktris ternama saling berebut piala di ajang tahunan yang sudah berjalan selama hampir tiga dekade itu.
Penasaran siapa saja yang berjaya? Simak daftar lengkapnya berikut ini:
Pemeran Pria FTV Terpuji FFB 2015
Agus Kuncoro (Ibu, Ibu dan Ibu)
FTV Terpuji FFB 2015
Ibu Een Guru Qolbu
Sinetron Serial Terpuji FFB 2015
Preman Pensiun
Penata Musik Terpuji FFB 2015
Andhika Triadi (Air dan Api)
Erwin Gutawa (Pendekar Tongkat Emas)
Penata Kamera Film Terpuji FFB 2015
Ipung Rachmat Syaiful (Guru Bangsa Tjokroaminoto)
Pemeran Utama Wanita Terpuji FFB 2015
Laudya Cynthia Bella (Surga Yang Tak Dirindukan)
Pemeran Utama Pria Terpuji FFB 2015
Deddy Sutomo (Mencari Hilal)
Vino G. Bastian (Toba Dreams)
Penulis Skenario Film Terpuji FFB 2015
Jenny Jusuf (Filosofi Kopi)
Sutradara Film Bioskop Terpuji FFB 2015
Benni Setiawan (Toba Dreams)
Film Terpuji FFB 2015
Guru Bangsa Tjokroaminoto
Selain menyuguhkan penghargaan untuk para sineas dan aktor-aktris yang telah melahirkan karya-karya hebat di tahun ini, Festival Film Bandung 2015 juga memberikan Lifetime Achievement Award kepada dua nama besar di industri perfilman Tanah Air yaitu Widyawati dan almarhum Didi Petet
DUEL VERSUS : CELEBRITY SQUARES (Net. TV) Vs VERSUS (Trans 7)
DUA gameshow terbaru tayang di TV Nasional saat ini. Pamor gameshow belakangan ini memang tak sepopuler pada masanya yang sukses melahirkan banyak acara sukses seperti Who Wants to Be a Millionaire (RCTI), Happy Song (Indosiar), Kocok-Kocok (SCTV), Super Deal (ANTV) dan masih banyak lagi.
Pekan kedua dibulan September 2015 ini, kembali hadir dua program gameshow terbaru. Uniknya lagi, dua gameshow terbaru ini bukan merupakan remake dari acara gameshow lawas. Biasanya stasiun TV lebih suka menayangkan versi terbaru dari gameshow lawas yang sudah mempunyai nama agar dapat segera memikat penonton.
Hadir dari Senin hingga Jum'at, Net. TV yang merupakan salah satu stasiun TV baru di Indonesia menayangkan Celebrity Squares di slot 5.30 sore. Sebelumnya slot ini diisi oleh Berpacu Dalam Melodi yang sekarang hanya hadir saban weekend. Celebrity Squares versi Indonesia ini merupakan gameshow yang Net. TV beli lisensinya. Versi asli dari gameshow ini sendiri sudah ada sejak tahun 1975 silam di Amerika. Hingga kini, Celebrity Squares masih tayang dengan memakai sistem per season.
Trans 7 juga tak mau kalah dengan menghadirkan sebuah gameshow terbaru juga di slot jam 5 sore. Artinya kedua gameshow ini sempat head to head setengah jam penayangannya. Berbeda dengan Celebrity Squares yang merupakan lisensi luar, gameshow Versus merupakan hasil kreasi Indonesia sendiri, yang tentunya terinspirasi oleh berbagai gameshow luar seperti Minutes to Win It.
Lantas seperti apa penilaian kami terhadap dua program gameshow terbaru ini? Berikut ini adalah ulasan selengkapnya:
- Konten Program
Harus diakui jika kekuatan utama sebuah program adalah pada konten programnya sendiri. Uniknya, kedua gameshow ini memiliki kemiripan konten dengan sejumlah pertanyaan yang diberikan. Pertanyaan logika kerap kali hadir di kedua gameshow ini. Namun Versus lebih beragam dengan menghadirkan konten fisik sebagai tantangan untuk peserta.
Celebrity Squares juga punya keunggulan, yakni ada pada para selebritis yang ada di dalam kotak berwarna. Biasanya John Martin selaku pembawa acara akan menanyakan peserta untuk mempercayai jawaban artis di dalam kotak berwarna atau tidak. Keragaman karakter artis di dalam kotak seperti Fitri Tropica, Joshua Suherman, Gading Martin, Thalita Latief, Paramitha Rusady, hingga Dicky Chandra memperkaya kekuatan konten Celebrity Squares.
Untuk konten programnya sendiri, kami menilai jika Celebrity Squares lebih unggul dibandingkan dengan Versus. Namun jika artis di dalam squares (kotak berwarna) tidak diganti-ganti akan berpotensi menimbulkan kebosanan.
- Set Studio
Untuk Anda yang sudah menonton kedua program ini pasti setuju jika Celebrity Squares menghadirkan set studio yang sama persis dengan aslinya. Namun kualitas studionya tak kalah bagus dari aslinya. Sedangkan untuk program Versus, pihak produksi tentu harus berpikir lebih sebelum menciptakan set studio yang bagus. Untuk itu, kedua program ini kami nilai imbang untuk masalah set studio.
- Pengisi Acara
Pengisi tetap program Versus hanya dipandu oleh Uya Kuya saja. Selebihnya, kehadiran dua bintang tamu artis yang menjadi penguat program ini. Sedangkan Celerity Squares menghadirkan 10 talent tetap termasuk dengan host John Martin, 9 lainnya adalah selebritis di dalam squares yang sudah disebutkan sebelumnya.
Tentu dari segi cost, Versus jauh lebih menghemat budget. Namun untuk kekuatan konten, jelas Celebrity Squares lebih unggul. Apalagi Celebrity Squares menghadirkan perwakilan penonton biasa yang akan bermain menjadi peserta. Kedekatan ini akan lebih mengarahkan penonton menyukai sebuah tontonan tertentu.
Pekan kedua dibulan September 2015 ini, kembali hadir dua program gameshow terbaru. Uniknya lagi, dua gameshow terbaru ini bukan merupakan remake dari acara gameshow lawas. Biasanya stasiun TV lebih suka menayangkan versi terbaru dari gameshow lawas yang sudah mempunyai nama agar dapat segera memikat penonton.
Hadir dari Senin hingga Jum'at, Net. TV yang merupakan salah satu stasiun TV baru di Indonesia menayangkan Celebrity Squares di slot 5.30 sore. Sebelumnya slot ini diisi oleh Berpacu Dalam Melodi yang sekarang hanya hadir saban weekend. Celebrity Squares versi Indonesia ini merupakan gameshow yang Net. TV beli lisensinya. Versi asli dari gameshow ini sendiri sudah ada sejak tahun 1975 silam di Amerika. Hingga kini, Celebrity Squares masih tayang dengan memakai sistem per season.
Trans 7 juga tak mau kalah dengan menghadirkan sebuah gameshow terbaru juga di slot jam 5 sore. Artinya kedua gameshow ini sempat head to head setengah jam penayangannya. Berbeda dengan Celebrity Squares yang merupakan lisensi luar, gameshow Versus merupakan hasil kreasi Indonesia sendiri, yang tentunya terinspirasi oleh berbagai gameshow luar seperti Minutes to Win It.
Lantas seperti apa penilaian kami terhadap dua program gameshow terbaru ini? Berikut ini adalah ulasan selengkapnya:
- Konten Program
Harus diakui jika kekuatan utama sebuah program adalah pada konten programnya sendiri. Uniknya, kedua gameshow ini memiliki kemiripan konten dengan sejumlah pertanyaan yang diberikan. Pertanyaan logika kerap kali hadir di kedua gameshow ini. Namun Versus lebih beragam dengan menghadirkan konten fisik sebagai tantangan untuk peserta.
Celebrity Squares juga punya keunggulan, yakni ada pada para selebritis yang ada di dalam kotak berwarna. Biasanya John Martin selaku pembawa acara akan menanyakan peserta untuk mempercayai jawaban artis di dalam kotak berwarna atau tidak. Keragaman karakter artis di dalam kotak seperti Fitri Tropica, Joshua Suherman, Gading Martin, Thalita Latief, Paramitha Rusady, hingga Dicky Chandra memperkaya kekuatan konten Celebrity Squares.
Untuk konten programnya sendiri, kami menilai jika Celebrity Squares lebih unggul dibandingkan dengan Versus. Namun jika artis di dalam squares (kotak berwarna) tidak diganti-ganti akan berpotensi menimbulkan kebosanan.
- Set Studio
Untuk Anda yang sudah menonton kedua program ini pasti setuju jika Celebrity Squares menghadirkan set studio yang sama persis dengan aslinya. Namun kualitas studionya tak kalah bagus dari aslinya. Sedangkan untuk program Versus, pihak produksi tentu harus berpikir lebih sebelum menciptakan set studio yang bagus. Untuk itu, kedua program ini kami nilai imbang untuk masalah set studio.
- Pengisi Acara
Pengisi tetap program Versus hanya dipandu oleh Uya Kuya saja. Selebihnya, kehadiran dua bintang tamu artis yang menjadi penguat program ini. Sedangkan Celerity Squares menghadirkan 10 talent tetap termasuk dengan host John Martin, 9 lainnya adalah selebritis di dalam squares yang sudah disebutkan sebelumnya.
Tentu dari segi cost, Versus jauh lebih menghemat budget. Namun untuk kekuatan konten, jelas Celebrity Squares lebih unggul. Apalagi Celebrity Squares menghadirkan perwakilan penonton biasa yang akan bermain menjadi peserta. Kedekatan ini akan lebih mengarahkan penonton menyukai sebuah tontonan tertentu.
Daftar Nominasi AMI Awards 2015
PERHELATAN AMI (Anugerah Musik Indonesia) Award ke-18 kembali diselenggarakan di tahun 2015 ini. Puluhan penghargaan untuk seluruh genre musik siap dibagikan bagi pelaku musik di industri tanah air. Walau penjualan album tak lagi begitu baik seperti satu dekade silam karena tingginya angka pembajakan, namun produksi album tahun ini menembus 225 judul, sedangkan untuk jumlah single lagu mencapai 506 lagu.
Setiap perhelatan ajang penghargaan pasti menimbulkan keingintahuan akan nominasi-nominasi utama dari penghargaan yang akan dibagikan. Misalnya seperti Artis Solo Pria Pop Terbaik atau Artis Solo Wanita Pop Terbaik. Untuk kedua kategori ini diisi oleh para penyanyi senior yang sudah punya nama hingga penyanyi junior yang melejit di tahun bersangkutan.
Siapa musisi yang paling digandrungi saat ini? Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-18 telah memilahnya melalui nominasi yang diumumkan, kemarin. Mereka yang masukdaftar kategori adalah nama-nama yang tengah naik daun berkat karya yang dihasilkan.
Kategori artis solo wanita pop misalnya, Andien akan bersaing dengan Bunga Citra Lestari, Fatin Shidqia Lubis, Krisdayanti, Maudy Ayunda, dan Rossa. Sementara penyanyi Afgan, Anji, Judika, Tulus, dan Virzha akan saling mengalahkan pada kategori artis solo pria pop. “(AMI ) Semakin mendebarkan karena persaingan semakin tajam, apalagi kita juga memekarkan periode penilaian dari satu tahun menjadi satu setengah tahun.
Hal ini kami khususkan pada AMI Awards ke-18,” kata Ketua Umum AMI Awards Tantowi Yahya saat jumpa pers di Auditorium MNC Tower, Jakarta, kemarin. Rentang waktu penilaian ini mengacu pada fenomena industri musik yang mengalami masa subur. Tahun ini produksi album mencapai 225 judul, sedangkan untuk single ,mencapai 506 judul, dangdut 175 karya.
“Yang mengagetkan adalah tumbuh kembangnya musik anak. Tahun ini tembus hingga 70 karya. Sementara R&B dan jazz 35 karya,” tambah Board of Director AMI Awards Seno M Hardjo. Melihat karya tahun ini cukup melegakan bagi perkembangan industri musik, meski sales format musik sekarang sudah beralih ke digital.
Tak heran jika penjualan fisik CD semakin mengecil, bahkan untuk penjualan dalam bentuk kaset hampir punah. Namun, yang membuat para pelaku seni gigit jari adalah maraknya pembajakan. Untuk itu, pada AMI Awards kali ini dipilih tagline “Stop Pembajakan”.
“Kita tengah bergerak ke era digital format, kemudian para pembajak ini muncul dalam bentuk yang lain,” kata Gumilang Ramadhan. Managing Director RCTI Kanti Mirdiati mengatakan, RCTI akan tetap mendukung penuh musik Indonesia. Salah satunya menggelar ajang penghargaan AMI di stasiun televisi swasta pertama di Indonesia ini.
“Kami sudah bekerja sama lebih dari satu dasawarsa dan kami sudah membuat perpanjangan nota kontrak kerja sama hingga 2019. Ini (AMI Awards ) adalah bentuk kepedulian RCTI terhadap musik Indonesia,” kata Kanti. Perhelatan AMI Awards akan disiarkan langsung RCTI dari Ecovention, Ancol, Jakarta, pada Selasa (22/9) pukul 21.30 WIB.
Acara dikemas secara elegan dan menghibur. Salah satunya dari musisi yang tampil, di antaranya band Repvblik, Kotak, Isyana Sarasvati, Fatin Shidqia Lubis, Sheila On7, dan Kunto Aji.
Berikut daftar nominasi nya :
1. Nominasi Artis Solo Wanita Pop Terbaik
- Rossa
- Bunga Citra Lestari
- Andien
- Maudy Ayunda
- Krisdayanti
- Fatin Shidqia
2. Nominasi Artis Solo Pria Pop Terbaik
- Afgan
- Judika
- Anji
- Tulus
- Virzha
3. Nominasi Duo/Grup Pop Terbaik
- 3 Composer
- NOAH
- Maliq & D'Essential
- Repvblik
- Sheila On 7
4. Nominasi Kolaborasi Pop
- Andien feat Marcell - 'Sempurnalah Cinta'
- Element feat Inul Daratista - 'Maaf Dari Surga'
- Maliq & D'Essential feat Fariz RM - 'Barcelona'
- Maudy Ayunda feat David Choi - 'By My Side'
- Afgan feat Rossa - 'Kamu yang Kutunggu'
- Sammy Simorangkir feat Dian Pranama Putra - 'Kau Seputih Melati'
5. Nominasi Grup Vokal Pop
- Blink
- Cherrybelle
- CJR
- GAC
- JKT48
6. Nominasi Pencipta Lagu Pop Terbaik
- Tulus - 'Gajah'
- Tulus - 'Jangan Cintai Aku Apa Adanya'
- Indah Dewi Pertiwi - 'Curiga'
- Armada - 'Pergi Pagi Pulang Pagi'
- NOAH - 'Seperti Kemarin'
7. Nominasi Produser/Penata Musik Pop Terbaik
- Steve Lillywhite, NOAH - 'Hero'
- Tulus, Tulus - 'Gajah'
- Andi Rianto, Sammy Simorangkir feat Dian Pramana Putra - 'Kau Seputih Melati'
- Eross Candra, Sheila On 7 - 'Lapang Dada'
- Repvblik, Repvblik - 'Selimut Tetangga'
- Melly Goeslaw, Krisdayanti - 'Surga Yang Tak Dirindukan'
8. Nominasi Album Pop Terbaik
- Tulus - 'Gajah'
- Rossa - 'Love, Life & Music'
- Maudy Ayunda - 'Moment'
- Sheila On 7 - 'Musim yang Baik'
- NOAH - 'Second Change'
9. Nominasi Artis Solo Rock Terbaik
- Abdee Negara
- Baruna
- Bondan Prakoso
- Denny Chasmala
- Ipunk
10. Nominasi Duo/Grup Rock Terbaik
- Boomerang
- GIGI
- /rif
- Kotak
- Slank
11. Nominasi Album Rock Terbaik
- Bondan Prakoso - 'Generasiku'
- Kotak - 'Never Dies'
- Killing Me Inside - 'Rebirth : New Beginning'
- Slank - 'Slank Gak Ada Matinya'
- Ian Antono - 'Song Book I'
- Funky Kopral - 'Street Funk'
12. Nominasi Artis Solo Wanita Dangdut
- Elvy Sukaesih
- Evie Tamala
- Ikke Nurjanah
- Cici Paramida
- Rita Sugiarto
- Yunita Ababil
13. Nominasi Artis Solo Wanita Dangdut Kontemporer
- Ayu Ting Ting
- Chika
- Cita Citata
- Julia Perez
- Soimah
- Zaskia Gotik
14. Nominasi Artis Solo Pria Dangdut
- Endang Kurnia
- Hamdan ATT
- Irwan D2 Academy
- Mansyur S
- Yus Yunus
15. Nominasi Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer
- Amriz Arifin
- Beniqno
- Hamdan ATT
- Nassar
- Saipul Jamil
- Yunita Ababil
16. Nominasi Duo, Grup / Kolaborasi Dangdut
- Adibal Sahrul, Ali KDI, Aam KDI
- Ayu Soraya, Novie Ayla, Jacky Hasan, David F
- Danang & Endah D2 Academy
- Dewi Amour
- DMojang
17. Nominasi Duo, Grup / Kolaborasi Dangdut Kontemporer
- 3 Srigala
- Duo Srigala
- G4UL
- Manis Manja Group
- Trio Macan
-Gebby Pareira ft Ratna Anjani
Setiap perhelatan ajang penghargaan pasti menimbulkan keingintahuan akan nominasi-nominasi utama dari penghargaan yang akan dibagikan. Misalnya seperti Artis Solo Pria Pop Terbaik atau Artis Solo Wanita Pop Terbaik. Untuk kedua kategori ini diisi oleh para penyanyi senior yang sudah punya nama hingga penyanyi junior yang melejit di tahun bersangkutan.
Siapa musisi yang paling digandrungi saat ini? Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-18 telah memilahnya melalui nominasi yang diumumkan, kemarin. Mereka yang masukdaftar kategori adalah nama-nama yang tengah naik daun berkat karya yang dihasilkan.
Kategori artis solo wanita pop misalnya, Andien akan bersaing dengan Bunga Citra Lestari, Fatin Shidqia Lubis, Krisdayanti, Maudy Ayunda, dan Rossa. Sementara penyanyi Afgan, Anji, Judika, Tulus, dan Virzha akan saling mengalahkan pada kategori artis solo pria pop. “(AMI ) Semakin mendebarkan karena persaingan semakin tajam, apalagi kita juga memekarkan periode penilaian dari satu tahun menjadi satu setengah tahun.
Hal ini kami khususkan pada AMI Awards ke-18,” kata Ketua Umum AMI Awards Tantowi Yahya saat jumpa pers di Auditorium MNC Tower, Jakarta, kemarin. Rentang waktu penilaian ini mengacu pada fenomena industri musik yang mengalami masa subur. Tahun ini produksi album mencapai 225 judul, sedangkan untuk single ,mencapai 506 judul, dangdut 175 karya.
“Yang mengagetkan adalah tumbuh kembangnya musik anak. Tahun ini tembus hingga 70 karya. Sementara R&B dan jazz 35 karya,” tambah Board of Director AMI Awards Seno M Hardjo. Melihat karya tahun ini cukup melegakan bagi perkembangan industri musik, meski sales format musik sekarang sudah beralih ke digital.
Tak heran jika penjualan fisik CD semakin mengecil, bahkan untuk penjualan dalam bentuk kaset hampir punah. Namun, yang membuat para pelaku seni gigit jari adalah maraknya pembajakan. Untuk itu, pada AMI Awards kali ini dipilih tagline “Stop Pembajakan”.
“Kita tengah bergerak ke era digital format, kemudian para pembajak ini muncul dalam bentuk yang lain,” kata Gumilang Ramadhan. Managing Director RCTI Kanti Mirdiati mengatakan, RCTI akan tetap mendukung penuh musik Indonesia. Salah satunya menggelar ajang penghargaan AMI di stasiun televisi swasta pertama di Indonesia ini.
“Kami sudah bekerja sama lebih dari satu dasawarsa dan kami sudah membuat perpanjangan nota kontrak kerja sama hingga 2019. Ini (AMI Awards ) adalah bentuk kepedulian RCTI terhadap musik Indonesia,” kata Kanti. Perhelatan AMI Awards akan disiarkan langsung RCTI dari Ecovention, Ancol, Jakarta, pada Selasa (22/9) pukul 21.30 WIB.
Acara dikemas secara elegan dan menghibur. Salah satunya dari musisi yang tampil, di antaranya band Repvblik, Kotak, Isyana Sarasvati, Fatin Shidqia Lubis, Sheila On7, dan Kunto Aji.
Berikut daftar nominasi nya :
1. Nominasi Artis Solo Wanita Pop Terbaik
- Rossa
- Bunga Citra Lestari
- Andien
- Maudy Ayunda
- Krisdayanti
- Fatin Shidqia
2. Nominasi Artis Solo Pria Pop Terbaik
- Afgan
- Judika
- Anji
- Tulus
- Virzha
3. Nominasi Duo/Grup Pop Terbaik
- 3 Composer
- NOAH
- Maliq & D'Essential
- Repvblik
- Sheila On 7
4. Nominasi Kolaborasi Pop
- Andien feat Marcell - 'Sempurnalah Cinta'
- Element feat Inul Daratista - 'Maaf Dari Surga'
- Maliq & D'Essential feat Fariz RM - 'Barcelona'
- Maudy Ayunda feat David Choi - 'By My Side'
- Afgan feat Rossa - 'Kamu yang Kutunggu'
- Sammy Simorangkir feat Dian Pranama Putra - 'Kau Seputih Melati'
5. Nominasi Grup Vokal Pop
- Blink
- Cherrybelle
- CJR
- GAC
- JKT48
6. Nominasi Pencipta Lagu Pop Terbaik
- Tulus - 'Gajah'
- Tulus - 'Jangan Cintai Aku Apa Adanya'
- Indah Dewi Pertiwi - 'Curiga'
- Armada - 'Pergi Pagi Pulang Pagi'
- NOAH - 'Seperti Kemarin'
7. Nominasi Produser/Penata Musik Pop Terbaik
- Steve Lillywhite, NOAH - 'Hero'
- Tulus, Tulus - 'Gajah'
- Andi Rianto, Sammy Simorangkir feat Dian Pramana Putra - 'Kau Seputih Melati'
- Eross Candra, Sheila On 7 - 'Lapang Dada'
- Repvblik, Repvblik - 'Selimut Tetangga'
- Melly Goeslaw, Krisdayanti - 'Surga Yang Tak Dirindukan'
8. Nominasi Album Pop Terbaik
- Tulus - 'Gajah'
- Rossa - 'Love, Life & Music'
- Maudy Ayunda - 'Moment'
- Sheila On 7 - 'Musim yang Baik'
- NOAH - 'Second Change'
9. Nominasi Artis Solo Rock Terbaik
- Abdee Negara
- Baruna
- Bondan Prakoso
- Denny Chasmala
- Ipunk
10. Nominasi Duo/Grup Rock Terbaik
- Boomerang
- GIGI
- /rif
- Kotak
- Slank
11. Nominasi Album Rock Terbaik
- Bondan Prakoso - 'Generasiku'
- Kotak - 'Never Dies'
- Killing Me Inside - 'Rebirth : New Beginning'
- Slank - 'Slank Gak Ada Matinya'
- Ian Antono - 'Song Book I'
- Funky Kopral - 'Street Funk'
12. Nominasi Artis Solo Wanita Dangdut
- Elvy Sukaesih
- Evie Tamala
- Ikke Nurjanah
- Cici Paramida
- Rita Sugiarto
- Yunita Ababil
13. Nominasi Artis Solo Wanita Dangdut Kontemporer
- Ayu Ting Ting
- Chika
- Cita Citata
- Julia Perez
- Soimah
- Zaskia Gotik
14. Nominasi Artis Solo Pria Dangdut
- Endang Kurnia
- Hamdan ATT
- Irwan D2 Academy
- Mansyur S
- Yus Yunus
15. Nominasi Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer
- Amriz Arifin
- Beniqno
- Hamdan ATT
- Nassar
- Saipul Jamil
- Yunita Ababil
16. Nominasi Duo, Grup / Kolaborasi Dangdut
- Adibal Sahrul, Ali KDI, Aam KDI
- Ayu Soraya, Novie Ayla, Jacky Hasan, David F
- Danang & Endah D2 Academy
- Dewi Amour
- DMojang
17. Nominasi Duo, Grup / Kolaborasi Dangdut Kontemporer
- 3 Srigala
- Duo Srigala
- G4UL
- Manis Manja Group
- Trio Macan
-Gebby Pareira ft Ratna Anjani
Langganan:
Postingan (Atom)


