Minggu, 22 Maret 2015

Catatan Akhir SMP

“Ada cerita tentang aku dan dia, dan kita bersama saat dulu kala”
“Ada cerita tentang masa yang indah, saat kita berduka, saat kita tertawa”(lagu Semua Tetang Kita, Peterpan)

-

Ketika ditanya tentang kesan seseorang mengenai masa- masa SMP nya, mungkin kebanyakan jawaban yang timbul adalah : “Menarik”, “tak terlupakan”, “wah,,,masa-masa indah…” dan banyaaak versi ungkapan-ungkapan yang muncul sesuai dengan lata belakang pengalaman dan kisah yang berbeda. Namun semuanya sepakat, bahwa SMP adalah masa-masa
yang tak terlupakan. Dan itu memang benar adanya. Dahulu, ketika langkah-langkah polos kita mulai menapaki rajutan hari-hari di SMP, tak pernahterpikirkan bahwa tiap detik yang kita lalui saat itu, kelak akan menjadi hal-hal yang akan sangat kita rindukan pada 5, 10, 15, atau 20 tahun mendatang. Setiap jengkal kejadian, baik itu kisah sedih, menyenangkan,
pahit, manis, memalukan adalah hal-hal yang menarik untuk diceritakan KELAK ketika kita sudah tidak bisa lagi melalui semua penngalaman itu.

-

Siapa sangka, pengalaman ketika  dimarahi senior pada saat MOS (Masa Orientasi Siswa) yang sangat membuat kita kesal, sekarang kalau difikir-fikir malah membuat kita tertawa sendiri.
Siapa sangka, ketika pikiran polos kita sudah terkontaminasi
dengan keinginan bolos, cabut, nyontek, suka membantah perkataan guru, yang ujung-ujungnya adalah Skors, dihukum,
kena marah…(ahh, menyakitkan memang), tetapi semua itu sekarang bak sebuah kisah manis yang sangat seru untuk diceritakan,,
Atau pengalaman ketika menjadi seorang bintang kelas, aktifis sekolah, ikut berbagai kegiatan dan perlombaan,,,telah meninggalkan seraut kebanggan di memory-memory otak
kita.
Sebentuk persahabatan sejatipun telah kita bina di indahnya masa-masa SMP. Teman yang bukan hanya sekedar pelepas tawa, namun juga hadir di kala kita berduka, yang bersedia menyediakan pundaknya ketika kita butuh sandaran. Membuat PR di kelas,ketika ujian, jajan ke kantin di saat jam pelajaran kosong, tidak membawa topi pada saat upacara dan lain sebagainya.Kemana lagi akan kita cari sahabat seperti itu selepas masa-masa SMP??? Dan, sekelompok orang tua kedua yang kita panggil dengan sebutan “Bapak” dan “Ibu” GURU itu… Kasih sayang dan jasanya kepada kita sungguh luar biasa. Hmmmm…walaupun terkadang kita mengikuti pelajaran beliau dengan adegan tambahan “terkantuk-kantuk”, diiringi rasa bosan, jenuh,
bahkan lebih ekstrimnya lagi kita seing bermain HP,mendengarkan musik pakai headset,dan berpura2 ke toilet yang akhirnya ke kantin untuk membeli jajan.

-

Jika seorang pemikir ulung mengatakan bahwa ”future is’nt to be found, but to created” mungkin itu benar adanya. Dan tahukah kawan, secara tidak langsung, masa-masa SMP merupakan bagian dan langkah untuk kita mencapai kondisi seperti saat ini. Masa-masa SMP turut berkontribusi untuk
menciptakan ”kita” yang seperti ini. Maka patutlah rasanya jika kita mengucapan terimakasih kepada guru, sahabat, semua civitas dari SMP, yang turut andil mewarnai kehidupan kita dengan hitam, putih, merah, birunya dunia. Klise memang, namun begitulah adanya. Sepahit, seburuk, semanis apapun kenangan itu, kenangan tinggalllah kenangan… dan setiap kenangan itu tak kan pernah terulang
persis sama seperti dahulu…Namun ada satu teori konsep kenangan yang sepertinya harus kita sepakati, bahwa;
kenangan bukanlah untuk dilupakan…Biarkan menjadi
sebentuk kisah, SEBUAH KISAH KLASIK UNTUK MASA DEPAN… Sebuah kisah klasik yang akan kita ceritakan kepada anak, cucu kita kelak.

-

***Andai ada satu hariiiiiiiiiiiii saja untukku dapat mengulang kembali indahnya masa SMP, duduk tenangdi dalam ruangan kelas, berseragam putih biru, mendengarkan ceramah guru di depan, membuat berbagai tugas, PR, bercanda ria dengan teman, ke kantin bareng, gila-gilaan bareng… Hmmmm….andai itu benar-benar terjadi. Tapi kutahu itu semua hanya mimpi. Tidak mungkin bisa benar-benar
mengulang kembali… Tuhan, jika memang begitu, jangan hapus memory memory itu. Biarlah tersimpan abadi di otakku, agar aku bisa mereplay ulang
kembali semua peristiwa indah itu… Kisah yang terukir indah di bawah naungan acasiaku… ”Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kli, kita berbincang, tentang memory di masa itu,,,Peluk tubuhku, usapkan juga air mataku, kita terharu seakan tiada bertemu lagi. Bersenang-senanglah, karena hari ini yang kan kita rindukan, di hari nanti, sebuah KISAH KLASIK tuk masa depan. Bersenang-senanglah, karena waktu ini yang kan kita
banggakan, di hari tua…..Sampai jumpa kawanku..Semoga
kita selalu,,Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan….Mungkin diriku, masih ingin bersama kalian, mungkin jiwaku, masih haus sanjungan kalian.

-

Ini adalah pengalaman sewaktu SMP di masa masa PERPISAHAN.
JUJUR,saya menulis ini dengan perasaan ingin merasakan kembali masa masa itu, dan pastinya sedikit meneteskan air mata. (Mungkin sedikit lebay)

-

AKU RINDU SUASANA SMPN 62 JAKARTA