LAGA final pertandingan sepakbola Piala Presiden begitu menuai perhatian kala ditayangkan Indosiar pada Minggu (18/10) kemarin. Laga yang mempertemukan Persib Bandung dan Sriwijaya FC Palembang ini disiarkan secara langsung dari Stadion Gelora Bung Karno. Pemberitaan tentang bentroknya antar dua supporter klub sepakbola menghiasi media cetak maupun online dari saban pagi. Akibatnya, laga final ini cukup mendapatkan promosi pemberitaan secara gratis.
Hasilnya tak sia-sia, Piala Presiden berhasil menjuarai rating hari Minggu. Bukan hanya itu, laga final Piala Presiden yang dimenangkan Persib dengan skor 2 - 0 ini juga mencetak rating tertinggi sepanjang 2015 ini. Piala Presiden bercokol di peringkat pertama dengan TVR 10,3 dan share 43,3 persen.
Rating tinggi yang dicetak Piala Presiden ini mau tak mau berimbas pada program lain yang head to head dengannya. Misalnya duo sinetron unggulan SCTV bahkan tak mampu menembus TVR 3,0. Pangeran hanya meraih TVR 2,7 dan share 10,7 persen. Sedangkan GGS Return juga meraih hasil yang hampir sama dengan TVR 2,7 dan share 11 persen.
Sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang tayang di RCTI juga mengalami hal serupa dengan hanya memperoleh TVR 2,7 dan share 10,7 persen. Anak Jalanan yang tayang sebelum laga dimulai masih beruntung dengan menempati posisi runner up dengan TVR 3,9 dan share 16,6 persen.
Piala Presiden juga berdampak menyeret positif peforma sejumlah program Indosiar di hari Minggu. Tayangan ulang Stand Up Comedy Academy Indosiar yang tayang tepat usai Piala Presiden berakhir meraih TVR 2,8 dan share 24,4 persen. Animasi pagi Indosiar Garuda Gemilang juga meraih rating tinggi di slot pagi dengan TVR 2,0 dan share 16,6 persen. Hot Kiss Sore juga ikut bagus dengan mendapatkan TVR 2,2 dan share 17,3 persen. Tak pelak jika Indosiar menjadi TV nomor satu di hari Minggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar